PLN tidak memungkiri upaya peningkatan rasio elektrifikasi terganggu akibat pandemi covid-19 (Foto:Dok.Metro TV)
PLN tidak memungkiri upaya peningkatan rasio elektrifikasi terganggu akibat pandemi covid-19 (Foto:Dok.Metro TV)

Dorong Peningkatan Rasio Elektrifikasi di Tengah Pandemi, PLN Alirkan Listrik di 433 Desa

Ekonomi PLN energi listrik Berita PLN
Gervin Nathaniel Purba • 02 Desember 2020 22:04
Jakarta: Direktur Utama PT PLN (Persero) Zulkifli Zaini terus berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi sesuai arahan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Upaya tersebut dilakukan guna mewujudkan keadilan energi bagi seluruh rakyat Indonesia.
 
Meskipun demikian, PLN tidak memungkiri bahwa upaya peningkatan rasio elektrifikasi terganggu akibat pandemi covid-19. Pelaksanaan pembangunan infrastruktur kelistrikan ke daerah remote menjadi terbatas.
 
"Misalnya, inisiatif untuk melakukan kelistrikan di 433 desa di wilayah timur Indonesia. Walaupun ada kendala, tetap dilaksanakan dengan baik," ujar Zulkifli, pada program Metro TV.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut data Kementerian ESDM, rasio elektrifikasi mencapai 99,15 persen hingga kuartal III-2020. Mengalami peningkatan dibandingkan pada akhir tahun 2019, yaitu sebesar 98,89 persen. Jika dibandingkan pada akhir tahun 2015 baru mencapai 88,3 persen. Jumlah tersebut cukup signifikan. 
 
Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan masih ada 400 desa yang belum dialiri listrik. Menurutnya, pembangunan infrastruktur di wilayah timur Indonesia cukup menantang karena daerahnya sulit terjangkau.
 
Menyikapi pandemi ini, Arifin meminta seluruh badan usaha di sektor tenaga listrik untuk segera mengambil langkah strategis guna melancarkan operasional dan membangkitkan tenaga listrik.
 
"Salah satunya dengan cara mengamankan dan memastikan rantai pasok energi primer. Termasuk pasokan batu bara," ujar Arifin.
 
Kementerian ESDM juga mengimbau kepada badan usaha di tenaga listrik mengalami kendala dalam mengamankan rantai pasok energi untuk segera melaporkan kepada pemerintah. Selanjutnya, kedua belah pihak akan berkoordinasi untuk mengatasi kendala tersebut.
 
(ROS)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif