Foto: Medcom.id/Suci Sedya Utami.
Foto: Medcom.id/Suci Sedya Utami.

DPR Beri Tenggat Dirut Inalum Beri Jawaban hingga Besok

Ekonomi inalum
Media Indonesia • 02 Juli 2020 20:26
Jakarta: Komisi VII DPR membentuk panitia kerja (Panja) terkait beberapa proyek strategis di sektor pertambangan di bawah MIND ID.
 
Seperti disitat dari laman DPR.go.id, hal itu adalah salah satu dari enam kesimpulan rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi VII DPR dan holding BUMN tambang atau MIND ID. Rapat digelar di ruang rapat Komisi VII DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa, 30 Juni 2020.
 
Selaku holding BUMN Ttambang, MIND ID yang menaungi lima perusahaan industri tambang milik Negara, seperti PT Antam Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero), dan PT Timah Tbk.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Enam kesimpulan itu adalah:
 
Pertama, proyeksi pendapatan PT Freeport Indonesia.
 
"Kesimpulan pertama, Komisi VII DPR mendesak Dirut PT Inalum (Persero) untuk memberikan penjelasan detail terkait proyeksi pendapatan negara dari PT Freeport Indonesia dalam jangka waktu lima tahun ke depan,” ujar Wakil Ketua Komisi VII DPR Alex Noerdin.
 
Kedua, sekman utang untuk mengakuisisi saham PT Freeport dan PT Vale.
 
Menurut Alex, Komisi VII DPR mendesak Dirut PT Inalum (Persero) untuk memberikan penjelasan detail terkait skema utang yang digunakan untuk akusisi saham PT Freeport Indonesia dan PT Vale Tbk, serta refinancing untuk angsuran utang PT Inalum (Persero), dan anak usaha yang akan jatuh tempo 2021 dan 2023, termasuk kewajiban pembelian saham PT Vale Indonesia Tbk ke depannya.
 
Ketiga, membuat langkah terobosan.
 
"Komisi VII DPR mendesak Dirut PT Inalum (Persero) untuk membuat langkah terobosan di tengah di tengah harga komoditas tambang dan permintaan yang menurun saat ini agar kontribusi PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) dan Pajak tidak menurun jauh dari tahun 2018.
 
Keempat, membentuk panitia kerja. Alex menambahkan, Komisi VII DPR membentuk panitia kerja (Panja) terkait beberapa proyek strategis di sektor pertambangan di bawah MIND ID.
 
Kelima, agendakan FGD terkait PT Freeport.
 
Menurut Alex, Komisi VII DPR akan mengagendakan Focus Group Discussion (FGD) dengan Dirut PT Inalum (Persero) terkait dengan progress dan skema pembiayaan pembangunan smelter PT Freeport Indonesia.
 
Keenam, tenggat jawaban Dirut PT Inalum.
 
Komisi VII DPR, kata Alex, meminta Dirut PT Inalum (Persero) untuk menyampaikan jawaban tertulis atas semua pertanyaan anggota Komisi VII DPR RI dan disampaikan kepada Komisi VII DPR RI paling lambat pada Jumat, 3 Juli 2020.
 
Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik kepada Komisi VII DPR. Dirinya juga berjanji akan menindaklanjuti kesepakatan yang telah disepakati bersama tersebut. (Henri Siagian)
 

(AHL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif