Ilustrasi SPBU listrik - - Foto: Antara/ Aditya Pradana Putra
Ilustrasi SPBU listrik - - Foto: Antara/ Aditya Pradana Putra

Tarif Listrik untuk Kendaraan Listrik di Indonesia Lebih Murah Dibanding Negara Lain

Ekonomi mobil listrik Kementerian ESDM Tarif Listrik Kendaraan Listrik
Suci Sedya Utami • 22 April 2021 14:26
Jakarta: Pemerintah terus mendorong pengembangan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) agar semakin masif digunakan di dalam negeri. Dukungan tersebut diberikan melalui tarif listrik murah bagi para pengguna KBLBB.
 
Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, tarif listrik di Indonesia lebih murah dibanding negara lain.

"Tarif listrik KBLBB lebih murah dibanding negara lain. Hanya Tiongkok yang lebih rendah dari Indonesia," kata Arifin dalam webinar, Kamis, 22 April 2021.
 
Ia mengatakan tarif listrik di stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) untuk layanan khusus dikenakan sebesar Rp1.644-Rp2.466,7 per kilowatt hour (kWh).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain tarif listrik yang murah, penggunaan KBLBB juga bisa menghemat biaya energi atau bahan bakar hingga empat kali lipat dibanding dengan menggunakan kendaraan konvensional berbahan bakar minyak (BBM).
 
Hal ini pun telah dibuktikan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sebelumnya yang bahkan mengatakan penghematannya bisa mencapai lima kali lipat.
 
"Dari Jakarta ke Bali kalau biaya BBM untuk mobil mencapai Rp1,1 juta, dengan mobil listrik hanya Rp200 ribu," jelas Erick.
 
PT PLN (Persero) pun memberikan potongan harga 30 persen bagi pengguna KBLBB. Diskon tarif diberikan bagi pengguna yang melakukan pengisian daya kendaraan listrik di rumah pada pukul 22.00 WIB-05.00 WIB (tujuh jam) dengan layanan home charging yang terkoneksi dengan PLN.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif