Gardu induk PLN Sulbangsel. FOTO: Medcom.id/Muhammad Syawaluddin
Gardu induk PLN Sulbangsel. FOTO: Medcom.id/Muhammad Syawaluddin

PLN Rampungkan Interkoneksi Listrik Sulbar-Sulteng

Ekonomi listrik pembangkit listrik PLN
Muhammad Syawaluddin • 24 Oktober 2020 08:24
Makassar: PT PLN (Persero) kembali merampungkan proyek strategis nasional yakni pembangunan interkoneksi sistem kelistrikan yang menghubungkan Sulawesi Barat (Sulbar) dan Sulawesi Tengah (Sulteng). Hal itu adalah upaya meningkatkan keandalan listrik bagi wilayah penyangga Ibu Kota Baru.
 
Keberhasilan merampungkan proyek itu ditandai dengan pemberian tegangan listrik serta pengoperasian perdana terhadap jaringan transmisi bertegangan 150 kilo Volt (kV) yang terbentang dari Gardu Induk (GI) 150 kV Mamuju Baru di Kabupaten Mamuju sampai dengan GI 150 kV Topoyo di Kabupaten Mamuju Tengah.
 
Jaringan interkoneksi baru yang akan memenuhi kebutuhan listrik Sulbar dan Sulteng itu menyusul beroperasinya transmisi 150 kV Topoyo-Pasangkayu dan GI 150 kV Topoyo pada 3 Oktober 2020 lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Direktur Bisnis Sulawesi, Maluku, Papua, Nusa Tenggara, Syamsul Huda, mengatakan bahwa Interkoneksi Sulbar-Sulteng ini merupakan salah satu bentuk komitmen PLN terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, apalagi di masa kebiasaan baru saat pandemi sekarang.
 
"Dengan peningkatan keandalan, PLN semakin siap menopang kebutuhan listrik bagi segenap masyarakat serta investasi di Pulau Sulawesi sebagai gerbang Kawasan Timur Indonesia (KTI)," jelasnya, Jumat, 23 Oktober 2020.
 
Interkoneksi Sulbar-Sulteng ini terdiri dari 534 menara yang melintas sepanjang 370,16 kilo meter sirkuit (kms) dari Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah, sampai dengan Mamuju Utara.
 
Secara teknis, interkoneksi jaringan ini akan membantu evakuasi daya Sulteng yang sebelumnya hanya ditopang melalui jaringan transmisi Poso-Sidera yang lokasinya berada pada kondisi yang rawan terkena abrasi sungai.
 
"Diharapkan, kedua provinsi tersebut semakin siap menopang Ibu Kota baru yang kelak berada di pesisir timur Pulau Kalimantan," pungkasnya.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif