Ilustrasi industri perhotelan dan restoran
Ilustrasi industri perhotelan dan restoran

Stimulus Rp3,3 Triliun Angin Segar Kebangkitan Industri Perhotelan dan Restoran

Ekonomi pariwisata dana hibah pandemi covid-19 percepatan pemulihan pariwisata
Ilham wibowo • 23 Oktober 2020 15:34
Jakarta: Stimulus sektor pariwisata sebesar Rp3,3 triliun menjadi angin segar bagi kebangkitan industri perhotelan dan pariwisata di tengah pandemi covid-19. Kebijakan tersebut membuat sektor pariwisata siap berbenah menjelang vaksinasi massal tahun depan.
 
"Kita jangan melihat nilai dulu tapientrance to entrance, ini yang pertama bagi Pemerintah untuk terjun menyentuh sektor yang selama ini kita masih khawatir bahwa apa sih yang cocok untuk kita tetap bisa bertahan," kata Sekjen PHRI Maulana Yusran dalam konferensi pers secara virtual, Jumat, 23 Oktober 2020.
 
Ia menambahkan dana hibah dari pemerintah ini juga menjadi pemacu semangat pelaku usaha yang pasrah dalam menghadapi kerugian selama pandemi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau sudah recovery nanti kita bicara bangkit karena program sudah banyak dilakukan dari Pemerintah, akan tetapi bagaimana untuk bertahan ini menjadi penting dan ini bisa menjadi jawaban dan acuan bagi kami," ungkapnya.

 
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) masih menampung data penerima dana hibah sebesar Rp3,3 triliun untuk pelaku usaha dan Pemda di 101 kota/kabupaten. Kriteria utama penerima stimulus tersebut yakni ketaatan perhotelan dan restoran dalam membayar pajak.

Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Hengky Manurung memaparkan bahwa syarat taat membayar pajak jadi kriteria untuk seleksi penerima dana hibah. Wilayah penerima harus setidaknya memiliki 15 persen porsi Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2019 dari penerimaan Pajak Hotel dan Pajak Restoran (PHPR).
 
"Data yang digunakan adalah pajak hotel dan restoran di Indonesia. Pembayar pajak 15 persen di Pemda pada 2019," kata Henky.
 
Adapun hibah tersebut akan terbagi atas 70 persen alokasi untuk bantuan langsung kepada industri hotel dan restoran. Sedangkan 30 persen lainnya akan dikelola Pemda untuk penanganan dampak ekonomi dan sosial terutama pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
 
"Tujuan program ini seluruh industri hotel dan restoran di 101 kabupaten dan kota mampu menerapkan protokol kesehatan termasuk Pemdanya. Lalu agar mereka bisa berdaya tahan menghadapi pandemi ini sampai nanti pasca pandemi," tuturnya.

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif