Ilustrasi. Foto: Ismail Patrizi
Ilustrasi. Foto: Ismail Patrizi

Ekonomi Syariah Bisa Diterapkan di Semua Industri

Ekonomi ekonomi syariah
Ilham wibowo • 14 Juli 2020 17:19
Jakarta: Pandemi covid-19 dinilai sebagai momentum yang baik untuk membangkitkan geliat ekonomi syariah di Indonesia dalam rangka pemulihan ekonomi nasional. Ketua Komite Industri Nasional (KEIN) periode 2016-2019 Soetrisno Bachir menilai ekonomi syariah tak hanya bisa diterapkan di perbankan, tetapi juga segala bidang industri.
 
Soetrisno menuturkan tak hanya negara dengan mayoritas penduduk muslim, ekonomi berbasis syariah bahkan telah dikembangkan negara maju seperti Jepang dan Singapura.
 
"Pemerintah Jepang dan Singapura saja sudah transformasi ke ekonomi syariah karena (dalam ekonomi syariah) ada nilai universal, seperti misalnya harus higienis pada penyembelihan hewan," kata Soetrisno dalam sebuah webinar yang digelar KAHMI, Selasa, 14 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Peluang ekonomi syariah di Indonesia, menurut Soetrisno, perlu lebih dimaksimalkan oleh penduduk muslim lokal. Tanpa perlu didorong, tren konsep syariah sebetulnya mulai bermunculan dengan fenomena kelompok hijrah, terutama kalangan milenial.
 
"Politik kita ini harus merespons perubahan transformasi di masyarakat yang justru menuju ke Islam sebagai way of life. Masyarakat sendiri maunya ber-Islam, dan mereka tidak malu lagi pakai celana cingkrang, berjenggot, dan berhijab," ujarnya.
 
Ketua Umum Induk Koperasi Pengusaha Wanita Indonesia (Inkowapi) Sharmila Yahya menuturkan fenomena yang menunjukkan semakin religius seorang muslim, biasanya cenderung diikuti dengan pemakaian produk-produk syariah. Hal ini menjadi peluang bisnis yang bisa dimaksimalkan.
 
Konsep syariah pun, menurut Sharmila, sudah menjangkau masyarakat pedesaan yang mulai menantikan manfaat dari produk berbasis syariah.
 
"Ke depan perbankan syariah harus berada di posisi yang jelas. Mau ke desa atau kota, karena bank konvensional sudah masuk di rule yang jelas," ungkapnya.
 
Menurut Sharmila banyak peluang bisnis UMKM produksi yang bisa ditopang dengan konsep syariah lewat pembiayaan maupun jasa. Ia mencontohkan bahwa saat ini sektor transportasi dan pergudangan masih jadi masalah besar untuk pengembangan bisnis skala UMKM di pedesaan.
 
"Ekonomi syariah sebagai solusi pandemi ini, usulan kami jalankan konsep syariah dengan kolaborasi. Kita mesti ada penggerak punya misi dan prinsip yang sama berkolaborasi dalam percepatan ekonomi syariah. Harusnya kita bangga jadi masyarakat terbesar menganut agama Islam," tuturnya.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif