Bandara AP II . Foto : Medcom : Syawaluddin.
Bandara AP II . Foto : Medcom : Syawaluddin.

Ini Syarat Terbang dari Bandara AP II di Masa PPKM Level 4

Ekonomi bisnis maskapai angkasa pura 1 Maskapai Asing ppkm PPKM Darurat
Suci Sedya Utami • 22 Juli 2021 11:47
Jakarta: PT Angkasa Pura II (Persero) turut menindaklanjuti aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level empat di wilayah Jawa dan Bali pada 21-25 Juli 2021, sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2021 pada operasional bandara.
 
Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin meminta calon penumpang pesawat agar dapat senantiasa memenuhi persyaratan yang berlaku. Ia bilang di bandara-bandara AP II akan dilakukan validasi atau pemeriksaan dokumen yang dipersyaratkan, dilakukan oleh stakeholder sesuai peran dan fungsinya antara lain Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan (KKP Kemenkes) dan maskapai.
 
"Kami mengimbau agar masyarakat hanya melakukan perjalanan jika mendesak dan telah memenuhi persyaratan," ujar Awaluddin dalam keterangan resmi, Kamis, 22 Juli 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 53 Tahun 2021, maka penumpang pesawat yang melakukan penerbangan antar bandara di Jawa, dari atau ke Jawa, dan dari atau ke bandara di Bali, harus menunjukkan kartu vaksinasi minimal dosis pertama dan surat hasil RT-PCR yang sampelnya diambil maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan.
 
Untuk penerbangan dari atau ke bandara selain itu wajib menunjukkan surat keterangan hasil RT-PCR yang sampelnya diambil maksimal 2x24 jam atau rapid test antigen yang sampelnya diambil maksimal 1x24 jam.
 
Sementara itu, khusus masa libur Iduladha 1442 Hijriah pada 19-25 Juli diberlakukan pembatasan bagi calon penumpang pesawat di bawah 18 tahun, dikecualikan bagi pelaku perjalanan dengan keperluan aktivitas bekerja di sektor esensial dan kritikal menunjukkan atau surat keterangan lain dari yang berwenang (STRP).
 
Di samping itu, pembatasan bagi calon penumpang pesawat di bawah 18 tahun juga dikecualikan bagi pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak yaitu pasien dengan kondisi sakit keras, ibu hamil yang didampingi satu orang anggota keluarga, kepentingan persalinan yang didampingi maksimal dua orang, dan pengantar jenazah non-covid-19 dengan jumlah maksimal lima orang (menunjukkan surat rujukan rumah sakit atau surat keterangan lain).
 
Kewajiban menunjukkan kartu vaksinasi juga dikecualikan bagi penumpang pesawat dengan kepentingan khusus medis yang tidak atau belum divaksin dengan alasan medis berdasarkan keterangan dokter spesialis; pasien dengan kondisi sakit keras; ibu hamil yang didampingi satu anggota keluarga; kepentingan persalinan dengan pendamping maksimal dua orang; dan pengantar jenazah non-covid-19 dengan maksimal lima orang.

 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif