Ilustrasi produksi minyak nasional - - Foto: dok Antara
Ilustrasi produksi minyak nasional - - Foto: dok Antara

Pengembangan Kaliberau Rampung, Target Produksi Minyak 1 Juta Barel Dapat Terwujud

Ekonomi SKK Migas produksi minyak Proyek Hulu Migas
Annisa ayu artanti • 16 Januari 2021 14:30
Jakarta: Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan rencana pengembangan (Plan Of Development/PoD) Kaliberau Dalam sudah rampung. Hal ini akan membantu pemenuhan target satu juta barel per hari minyak dan 12 miliar kubik feet per hari gas di 2030.
 
Deputi Perencanaan SKK Migas Jaffe A Suardin menjelaskan upaya peningkatan produksi migas dalam jangka panjang dapat dilakukan jika cadangan migas tersebut dapat dikonversi menjadi produksi.
 
"Keberhasilan POD I Kaliberau Dalam ini adalah milestone penting dan menunjukkan investasi di sektor ini masih menarik meskipun situasi industri migas masih dibayang-bayangi dengan belum teratasinya pandemi covid-19," kata Jaffe dalam keterangan tertulis, Sabtu, 16 Januari 2021.
 
Ia menambahkan POD I Kaliberau Dalam sudah mendapat persetujuan Menteri ESDM Arifin Tasrif hanya dalam waktu 22 bulan sejak ditemukannya lapangan tersebut. POD I ini merupakan yang tercepat yang ditorehkan oleh SKK Migas dalam satu dekade terakhir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


POD I Lapangan Kaliberau Dalam akan memproduksi raw gas sebesar 460 BSCF (technical limit) dengan economic limit sebesar 445 BSCF. Adapun perkiraan produksi minyak kondensat sebesar 0,17 MMSTB. Produksi Lapangan Kaliberau Dalam berasal dari dua sumur yaitu satu re-entry KBD-2XST1 dan satu sumur pengembangan.
 
"Perkiraan pendapatan pemerintah dari POD I Kaliberau sebesar USD413 juta," ujar Jaffe.
 
Adapun proyek ini diperkirakan akan berproduksi atau onstream pada kuartal IV-2023 atau dibutuhkan waktu empat tahun sepuluh bulan sejak ditemukannya lapangan migas ini.

 
"Secara rata-rata pada umumnya waktu penyelesaian proyek hulu migas berskala besar bisa mencapai tujuh tahun. Jika produksi migas bisa dipercepat, maka tentu tambahan produksi migas nasional akan semakin cepat diperoleh. Oleh karena itu kami optimistis target 2030 dapat dicapai," pungkasnya.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif