Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Foto : Medcom.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Foto : Medcom.

Menaker Pastikan Pembahasan RPP UU Cipta Kerja Libatkan Semua Pihak

Ekonomi buruh UU Cipta Kerja
Annisa ayu artanti • 25 Oktober 2020 10:49
Jakarta: Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menegaskan pembahasan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) sebagai aturan turunan Undang-Undang Cipta Kerja melibatkan semua pihak.
 
"Ketika membahas Undang-Undang Cipta Kerja, kami sudah melakukan dialog sosial, dan dialog sosial akan terus kita lakukan untuk membahas peraturan pemerintahnya," kata Ida dalam keterangan tertulis, Minggu, 25 Oktober 2020.
 
Ida menjelaskan saat ini pemerintah bersama Tripartit Nasional yang terdiri perwakilan pemerintah, pengusaha, dan serikat buruh atau pekerja, serta akademisi telah mulai membahas RPP. Harapannya, Undang-Undang Cipta Kerja dapat segera diimplementasikan ketika sudah diundangkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ini, ada empat RPP yang tengah dibahas Tripartit Nasional yaitu RPP tentang Pengupahan, RPP tentang Tenaga Kerja Asing, RPP tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan, dan RPP tentang Jaminan Kehilangan Pekerjaan.
 
"Kita sudah mulai Selasa (20 Oktober 2020) yang lalu, Saya sudah melakukan kick off bersama Tripartit Nasional. Duduk kembali, melihat kembali aturan-aturan yang perlu kita atur dalam peraturan pemerintah," jelasnya.
 
Menaker pun menambahkan, Tripartit Nasional memiliki waktu tiga bulan untuk membahas RPP. Dalam masa tiga bulan tersebut pihaknya akan terus mengefektifkan dialog sosial dan sosialisasi kepada stakeholder.
 
"Batas waktunya tiga bulan, tapi kita akan mengefektifkan tiga bulan tersebut tidak hanya teman-teman serikat buruh/pekerja dan pengusaha, kami juga menyosialisasikan ke dinas ketenagakerjaan, akademisi, forum rektor, dan banyak forum yang kami sosialisasikan," tuturnya.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif