Ilustrasi ekspor produk kopi - - Foto: MI/ Panca Syurkani
Ilustrasi ekspor produk kopi - - Foto: MI/ Panca Syurkani

Kemendag Bidik Ekspor Kopi Indonesia ke Pasar Meksiko

Ekonomi ekspor Kementerian Perdagangan indonesia-meksiko produksi kopi
Ilham wibowo • 15 Agustus 2020 17:00
Jakarta: Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Mexico City Kementerian Perdagangan membidik ekspor produk kopi ke pasar Meksiko. Peluang ekspor tersebut terbuka seiring dengan besarnya minat komunitas penikmat kopi di Meksiko.
 
“Masyarakat Meksiko menjadikan kegiatan minum kopi sebagai suatu kebutuhan dan gaya hidup. Dengan keberagaman dan karakteristik yang kuat, kopi Indonesia berpeluang untuk semakin dikenal di pasar Meksiko,” ujar Menteri Perdagangan Agus Suparmanto melalui keterangan tertulisnya, Sabtu, 15 Agustus 2020.
 
Kopi Indonesia berhasil merebut 50 persen pangsa pasar kopi impor di Meksiko meski negara tersebut juga merupakan salah satu negara penghasil kopi. Jenis kopi dengan pangsa pasar terbesar yaitu kopi Sumatra sebesar 35 persen dan kopi Jawa sebesar 15 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kepala ITPC Mexico City Guntur Prima menjelaskan, salah satu strategi yang dilakukan dengan mendirikanco-working spacedi kantor baru ITPC Mexico City dalam bentuk kedai kopi.
 
Pendirian kedai kopi ini terinspirasi dari salah satu kedai kopi di Meksiko bernama Pasión Café yang menawarkan berbagai jenis kopi dari seluruh dunia. Di antaranya Indonesia (Sumatra dan Jawa), Kolombia, Brasil, Kosta Rika, dan Meksiko.
 
“Kedai kopi ini menjadi salah satu sarana promosi beragam kopi Indonesia. Melalui kedai kopi ini, masyarakat Meksiko diharapkan akan semakin mengenal kopi Indonesia,” ujar Guntur.
 
Untuk memanfaatkan peluang tersebut, lanjut Guntur, pihaknya terus melakukan sosialisasi potensi pasar ekspor melalui sarana virtual. ITPC Mexico City akan memfasilitasi komunikasi antara importir kopi Meksiko dengan eksportir kopi Indonesia yang terpilih.
 
“Pada bulan Agustus ini diharapkan akan terjadi transaksi perdagangan antarkedua pihak. Transaksi yang dihasilkan akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan kopi di co-working space. Nantinya, saat kedai kopi sudah dibuka, diharapkan masyarakat Meksiko akan dapat menikmati dan semakin mengenal kopi Indonesia," tutup Guntur.
 
(Des)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif