Ilustrasi  BPJS Kesehatan - - Foto: Antara/ M Risyal Hidayat
Ilustrasi BPJS Kesehatan - - Foto: Antara/ M Risyal Hidayat

Pemerintah Tambah Subsidi BPJS Kesehatan Rp3,1 Triliun Tahun Ini

Ekonomi BPJS Kesehatan
Eko Nordiansyah • 14 Mei 2020 12:14
Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bakal menambah subsidi BPJS Kesehatan sebesar Rp3,1 triliun. Tambahan subsidi diberikan lantaran adanya penyesuaian iuran bagi peserta BPJS Kesehatan mulai Juli tahun ini.
 
Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan pemerintah memberi keringanan bagi masyarakat, khususnya Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri dan peserta bukan pekerja kelas III.
 
"Sisa daripada gap antara tarif Rp42 ribu dengan Rp25.500 yang dibayar oleh masyarakat, yang jumlahnya Rp16.500 ini dimasukkan ke dalam anggaran 2020 yang sudah dianggarkan sebanyak Rp3,1 triliun," katanya dalam siaran virtual di Jakarta, Kamis, 14 Mei 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, iuran untuk kelas I sebesar Rp150 ribu, kelas II Rp100 ribu, dan kelas III Rp42 ribu mulai 1 Juli 2020.
 
"Untuk kelas II dan kelas I seperti yang kita lihat malah di Perpres yang baru itu diturunkan daripada Perpres yang lama," ungkapnya.
 
Askolani menambahkan bantuan kepada peserta PBPU dan BP juga untuk membantu kelangsungan BPJS Kesehatan ke depannya. Pasalnya, pemerintah ingin program yang dijalankan BPJS Kesehatan bisa lebih baik dan sustainable.

 
"Kemudian untuk 2021 pentahapan Rp25 ribu akan disesuaikan menjadi Rp35 ribu (dibayarkan oleh peserta) dan gap-nya dari Rp42 ribu akan ditanggung pemerintah pusat dan pemerintah daerah," pungkas dia.
 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif