Ilustrasi beras. (Foto: Antara/Umarul Faruq)
Ilustrasi beras. (Foto: Antara/Umarul Faruq)

Pemerintah Dinilai Sudah Cukup Kuat Menjaga Stok Pangan

Ekonomi berita kementan
Gervin Nathaniel Purba • 20 Maret 2020 21:27
Jakarta: Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan bahwa ketersediaan bahan pokok selama masa penanganan wabah korona (covid-19) dalam kondisi aman dan terkendali. Terlebih pada Maret dan April mendatang Indonesia akan memasuki masa panen raya.
 
Mengenai hal ini, Wakil Dekan I Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Sujarwo mengatakan, produksi pertanian yang sebagian besar terkonsentrasi di Pulau Jawa dinilai mampu memenuhi kebutuhan nasional. Pulau Jawa, menurut Sujarwo, memiliki kontur tanah yang relatif subur.
 
"Sehingga dari sisi supply per agregatenya bisa saja teranalisis adanya surplus pangan. Jadi dengan adanya wabah covid-19 ini yang membatasi aktifitas, pemerintah sudah cukup kuat menjaga ketersediaan pangan. Dalam situasi ini, Bulog harus bergerak sampai pada tangan terjauhnya untuk memantau dan menjaga ketersediaan pangan," ujar Sujarwo, mengutip pernyataan resminya, Jumat, 20 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sujarwo menilai, Kementan sebagai garda terdepan yang menangani masalah pangan harus menguatkan jejaring informasi, baik terkait produksi maupun harga. Terutama tentang kondisi pangan di wilayah kecamatan hingga level desa.
 
"Saya yakin jika pola ini dilakukan bisa meredam gejolak harga pangan di tengah lesunya perekonomian dunia. Kemudian bisa mempersiapkan logistik di level Kabupaten pada tiga bulan sebelumnya. Di sinilah pentingnya arti luas dari cadangan pangan," katanya.
 
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dalam tinjauanya ke gudang beras di Food Stasion Tjipinang Raya, pada Rabu, 18 Maret, menyatakan bahwa pemerintah sudah memastikan ketersediaan stok beras untuk beberapa bulan ke depan. Karena itu, dia berharap masyarakat agar tidak panik dalam menghadapi berbagai isu kelangkaan.
 
Menurut dia, stok beras nasional saat ini mencapai tiga juta ton. Jumlah tersebut akan bertambah sebanyak delapan juta ton pada Maret dan April mendatang.
 
"Pernyataan pak menteri semakin menyadarkan kita betapa petani adalah pahlawan bagi bangsa ini. Sadar yang berarti mereka adalah pahlawan bagi kita," tutur Sujarwo.
 
(ROS)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif