Wisman. Foto : MI/Rommy.
Wisman. Foto : MI/Rommy.

Kunjungan Wisatawan Asing Anjlok 88,82% di Juni 2020

Ekonomi wisatawan BPS pariwisata indonesia
Eko Nordiansyah • 03 Agustus 2020 12:41
Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Juni 2020 hanya sebesar 160,3 ribu kunjungan. Jumlah ini turun 2,06 persen dibandingkan Mei 2020, namun turun cukup dalam dari Juni 2019 sebesar 88,82 persen.
 
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan penurunan jumlah kunjungan wisatawan asing ke Indonesia sebagai akibat dampak pandemi covid-19. Bahkan penurunan kunjungan sudah terjadi sejak Februari lalu, sebelum kasus covid-19 di Indonesia merebak pada Maret 2020.
 
"Dampak pandemi covid ke sektor pariwisata ini sangat luar biasa dalamnya dan itu sudah terjadi sejak Februari. Dan recovery-nya membutuhkan waktu yang cukup panjang," kata dia dalam video conference di Jakarta, Senin, 3 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Secara kumulatif Januari hingga Juni 2020, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 3,09 juta kunjungan atau turun 59,96 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama di 2019 yang berjumlah 7,72 juta kunjungan.
 
Mayoritas wisman menggunakan jalur darat yakni 109,4 ribu kunjungan atau 68,2 persen, melalui jalur laut 49,5 ribu atau 30,9 persen, dan melalui jalur udara 1,5 ribu atau 0,9 persen. BPS juga mencatat terjadi kenaikan 130,13 persen jumlah wisman yang masuk melalui Bandara Soekarno-Hatta.
 
"Ini menunjukkan bahwa dengan adanya relaksasi PSBB jumlah wisman mulai berdatangan tetapi posisinya masih jauh dari posisi normal. Karena kalau kita lihat pada Juni 2019 lalu jumlah wisman yang masuk di Soekarno-Hatta itu 190 ribu sekarang baru 9.100," ungkapnya.
 
Kunjungan wisman didominasi dari Timor Leste yaitu 82,5 ribu atau 51,5 persen dan Malaysia 62,8 ribu atau 39,2 persen karena wilayahnya yang berbatasan dengan Indonesia. Sementara wisman dari Tiongkok tercatat 2,1 ribu kunjungan atau 1,3 persen, dan lainnya 13 ribu atau 8,1 persen.
 
"Tetapi kalau kita lihat kunjungan wisman year on year itu semua masih negatif. Meskipun kalau kita lihat pergerakan bulanan dibandingkan posisi Mei 2020 ada kenaikan wisman misalnya dari Prancis 155,56 persen, Meksiko naik 66,67 persen, demikian juga dari Selandia Baru," pungkas dia.  

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif