Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo - - Foto: dok Kementan
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo - - Foto: dok Kementan

Mentan Panen Pedet Sapi Kerbau di Sulawesi Selatan

Ekonomi peternakan Kementerian Pertanian
Ilham wibowo • 30 Juli 2020 14:49
Jakarta: Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memimpin proses panen pedet sapi kerbau di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Kawasan ini diproyeksikan sebagai daerah sumber penyediaan pangan hewani bagi masyarakat Indonesia.
 
"Panen pedet ini memberikan sebuah keyakinan pada kita bahwa kepala daerah di bawah pimpinan Gubernur Sulawesi Selatan telah mendorong peternakan yang bagus dan berakselerasi cukup baik," ujar Syahrul melalui keterangan tertulisnya, Kamis, 30 Juli 2020.
 
Menurut Syahrul kualitas sapi di Kabupaten Sinjai sangat potensial untuk mensubstitusi kebutuhan daging dalam negeri yang selama ini masih disokong oleh pasokan impor. Karenanya, produktivitas peternakan domestik juga perlu diimbangi dengan daya serap kelompok industri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun Kementan berhasil melakukan perkawinan buatan pada ternak sapi dan kerbau sebanyak 13.868.641 akseptor periode 2017-2020. Anak dari hasil perkawinan inseminasi buatan (IB) dihasilkan sebanyak 6.133.896 ekor.
 
Hingga 27 Juli 2020, secara nasional program sapi kerbau Komoditas Andalan Negeri (Sikomandan) telah melakukan IB sebanyak 2.318.136 akseptor, bunting 1.359.094 ekor dan kelahiran sebanyak 1.394.446 ekor.

 
"Dengan keberhasilan tersebut terjadi lompatan populasi sapi kerbau yang cukup signifikan selama lima tahun terakhir yaitu sebesar 3,37 juta ekor, sehingga populasi saat ini berjumlah 18,82 juta ekor," paparnya.
 
Dalam kesempatan itu, Syahrul memberikan sebanyak 120 ekor sapi potong, 675 ekor kambing/domba, 100 ekor babi, dan 4.500 ekor ayam lokal untuk mendorong produktivitas peternakan di wilayah tersebut.
 
"Saya berharap bantuan ini bisa mendorong perkembangan peternakan di Sulawesi Selatan dan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya protein hewani menjadi pendorong semangat bagi kita semua untuk berupaya mewujudkan swasembada protein hewani," tutupnya.

 

(Des)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif