Foto: dok MI.
Foto: dok MI.

Emas, Investasi Menguntungkan saat Pandemi Covid-19

Ekonomi pegadaian emas
Ade Hapsari Lestarini • 28 April 2020 06:29
Jakarta: PT Pegadaian (Persero) mencatat harga emas menguat 21 persen sejak awal tahun hingga akhir pekan kemarin. Hal ini menjadikan logam mulia sebagai salah satu aset safe haven di tengah pandemi covid-19.
 
Pada Januari, harga emas masih bertengger di level Rp700 ribu-an per gram dan hingga akhirnya pekan ini berada di atas Rp900 ribu-an per gram atau tepatnya Rp939 ribu per gram (per 27 April 2020).
 
Menurut WingCapital Investment, harga logam mulia di pasar global diprediksi dapat menyentuh level USD3.000 per ons troys dalam periode 12-18 bulan ke depan, seiring ketidakpastian ekonomi dunia yang mengalami kontraksi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Harga emas yang cenderung meningkat dari tahun ke tahun seiring kondisi perekonomian global yang tak menentu dan pandemi korona menjadikan logam mulia sebagai aset safe haven," ujar Sekretaris Perusahaan Pegadaian R. Swasono Amoeng Widodo dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 28 April 2020.
 
Amoeng menjelaskan di tengah kondisi pandemi saat ini, banyak masyarakat Indonesia kebingungan untuk memilih menjual atau menyimpan emas mereka. Pasalnya dalam kondisi tak menentu, masyarakat cenderung untuk memilih investasi yang paling aman dengan risiko rendah.
 
Menurut Amoeng, saat harga emas menguat, menabung emas adalah pilihan yang bijak. Karena, menabung dalam bentuk emas merupakan investasi yang paling menguntungkan dan bersifat likuid (mudah dicairkan).
 
"Jadi solusinya kalau membutuhkan dana, lebih baik dijaminkan ke lembaga keuangan yang menyediakan skema pinjaman dengan jaminan emas," jelasnya.
 
Melihat peluang ini, Amoeng menuturkan Pegadaian telah menyediakan fasilitas untuk memberikan kemudahan dalam menabung emas,melalui produk Tabungan Emas Pegadaian sejak 2014. Produk tersebut memiliki sejumlah keunggulan yaitu pembelian dengan harga terjangkau, transaksinya sangat mudah dan aman.
 
"Tabungan emas Pegadaian merupakan tabungan keluarga, karena bisa dimiliki anak dan orangtua. Memiliki tabungan emas ini sangat mudah, dengan biaya administrasi sebesar Rp10 ribu (saat awal buka) dan biaya simpanan sebesar Rp30 ribu per tahun. Kemudian hanya dengan menabung mulai Rp9.000-an saja maka terkonversi di buku tabungannya dalam satuan gram," jelas dia.
 
Pegadaian mencatat, hingga saat ini tercatat kurang lebih 5,3 juta nasabah yang memiliki Tabungan Emas per Maret 2020. Produk ini dapat dimiliki dengan mudah, melalui transaksi digital melalui aplikasi Pegadaian Digital dan beberapa marketplace yang sudah bekerja sama.
 
Transaksi digital dalam menabung di Tabungan Emas Pegadaian bisa dilakukan dengan cara transfer bank. Top up saldo tabungan emas juga dapat dilakukan melalui ATM ataupun secara online melalui channel perbankan. Artinya nasabah tidak perlu datang ke outlet.
 
Sementara untuk transaksi secara manual, Tabungan Emas Pegadaian dapat diakses masyarakat melalui transaksi di 4.115 outlet dan 9.674 agen yang tersebar di seluruh Indonesia.
 
"Kami akan terus mendorong perluasan layanan untuk memberikan akses yang lebih baik bagi masyarakat, baik melalui transaksi secara digital maupun nondigital," papar Amoeng.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif