Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Foto: Dok.Kemenkop UKM
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Foto: Dok.Kemenkop UKM

Refleksi 2020, Teten: UMKM Paling Terpukul Pandemi

Nia Deviyana • 29 Desember 2020 16:06
Jakarta: Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyampaikan refleksi kinerja selama 2020. Teten berharap para pelaku koperasi dan UMKM semakin mampu beradaptasi dan bertransformasi ke skala usaha yang lebih baik pada 2021.
 
"2020 merupakan tahun yang penuh tantangan dengan adanya situasi pandemi covid-19. Kondisi ini juga dialami oleh 220 negara lainnya," kata Teten melalui keterangan resmi, Selasa, 29 Desember 2020.
 
Menurut Teten situasi saat ini berbeda dengan krisis 1998 dan 2008. Akibat pandemi saat ini, UMKM sangat terdampak, baik dari sisi supply maupun demand. Hal ini utamanya disebabkan adanya pembatasan interaksi fisik yang menyebabkan perubahan perilaku dan juga pola konsumsi konsumen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sehingga pandemi covid-19 ini sektor Koperasi dan UMKM yang paling terpukul," imbuhnya.
 
Teten melanjutkan ada tantangan yang akan dihadapi dan perlu diantisipasi selain dampak kesehatan dan perlambatan pertumbuhan ekonomi sekarang ini, yaitu bertambahnya angka kemiskinan.
 
Dalam skenario sangat berat, kemiskinan diprediksi akan bertambah 4,86 juta orang sebagaimana data Kemenkeu 2020. Berikut pula angka pengangguran yang diperkirakan bertambah 9,77 juta orang, dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mencapai 7,07 persen sesuai data BPS pada 2020.
 
UMKM dan kewirausahaan tetap menjadi kunci pemulihan ekonomi nasional selama mampu beradaptasi dan bertransformasi. Hal ini karena proporsi UMKM yang mendominasi populasi pelaku usaha di Indonesia hingga 99 persen.
 
Pada 2021, Teten mencanangkan empat pilar yang menjadi fondasi terobosan para koperasi dan UMKM, antara lain Koperasi Modern, Usaha Mikro (Sektor Informal ke Formal), UKM masuk ke Rantai Pasok, dan Transformasi Wirausaha Produktif.
 
"Koperasi dan UMKM mesti bisa naik kelas. Oleh karena itu mari kita jadikan KUMKM sebagai pahlawan ekonomi dan juga memperkokoh peran KUMKM dalam perekonomian nasional serta memberikan solusi bagi Pengurangan Kemiskinan dan Pengangguran, segala yang kita rencanakan ini akan tergantung dari perkembangan covid-19 yang sampai saat ini belum sepenuhnya terkendali," pungkas Teten.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif