Ilustrasi wilayah kerja PGN. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu.
Ilustrasi wilayah kerja PGN. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu.

Transformasi Digital PGN Hadapi Era Disrupsi

Ekonomi gas perusahaan gas negara (pgn)
Suci Sedya Utami • 23 Oktober 2020 06:37
Jakarta: PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melakukan transformasi digital dengan mengembangkan aplikasi untuk mendukung kegiatan operasional di tengah tantangan pengelolaan bisnis gas bumi saat ini.
 
Direktur Komersial PGN Faris Aziz mengungkapkan bahwa PGN menggunakan model 4C yakni change, competitor, company, dan customer yang bisa mendukung kinerja bisnis PGN. Selain itu, PGN memiliki Integrated Control System (ICS) yang mendukung operasional perusahaan. Dalam hal ini, ICS difokuskan pada operasional terkait dengan pelayanan gas bumi untuk seluruh pelanggan.
 
"Pelayanan harus memberikan kepuasan bagi pelanggan, seiring dengan mindset pelanggan sudah berubah dalam penggunaan gas bumi. Adanya perubahan pola penggunaan gas oleh pelanggan, mengharuskan PGN melakukan penyesuaian untuk meningkatkan kepuasan pelanggan," kata Faris dalam keterangan resminya, Jumat, 23 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan ICS, PGN melakukan otomatisasi dan digitalisasi sistem yang dapat mempersingkat waktu dan melakukan efisiensi operasional. Data yang didapatkan ICS bersal dari aplikasi-aplikasi digital yang terhubung dengan pelanggan seperti PGN Mobile, E-NOL, dan sales force. Dengan PGN Mobile, pelanggan bisa mengakses informasi tentang tagihan bulanan, informasi pemakaian gas secara real time, dan detail pemakaain gas dilihat dari jam, harian, dan bulanan.
 
"PGN Mobile menjadi kemudahan bagi pelanggan gas PGN untuk mendapatkan informasi tentang tagihan, pemakaian gas, dan digunakan PGN untuk melakukan edukasi kegiatan promosi. Saat ini sekitar 25.943 pelanggan sudah menggunakan PGN Mobile," ujar Faris.
 
Sementara E-NOL (Online GAS Agreement Management) merupakan aplikasi untuk memproses persetujuan berlangganan gas atau amendemen pelanggan gas. Misalkan masyarakat yang ingin menjadi pelanggan baru PGN, sudah bisa dilakukan online.
 
Sedangkan sales force digunakan untuk mencatat dan memonitor aktivitas penjualan secara online dan terintegrasi.
 
Direktur Teknologi dan Infrastruktur PGN Redy Ferryanto menambahkan selain aplikasi digital, PGN juga memiliki aplikasi digital untuk mendukung aspek operasional dan teknikal di perusahaan yaitu SCADA. Aplikasi SCADA berfungsi untuk melakukan monitor penyaluran gas bumi dan akuisisi data dari setiap stasiun gas bumi yang ada di seluruh Indonesia secara real time.
 
Dari SCADA juga bisa dilakukan proses maupun control dalam mengendalikan tekanan gas bumi dan pengendalian aliran gas. Redy menjelaskan SCADA berguna pada sisi keamanan karena bisa digunakan dalam penanganan ketika terjadi emergency shutdown valve dan gangguan teknis lainnya.
 
PGN juga memiliki aplikasi SIPGAS (Sistem Informasi Penyaluran Gas) atau gas management system yang berisi data-data seperti volume, temperatur, nilai kalori, komposisi, tekanan gas, dan sebagainya untuk memudahkan Tim Teknis PGN dalam memonitor pergerakan gas bumi dan infrastruktur penunjangnya.
 
Serta DIGIO (Digital Infrastrukture Geophical Information System) yang membantu PGN dalam pemetaan infrastruktur gas bumi.
 
"Kita bisa melihat pipa transmisi dan distribusi, sehingga sangat membantu dalam melakukan monitoring dan kegiatan operation and maintenance infrastruktur gas," kata Redy.
 
Lebih lanjut, bagi PGN, transformasi digital sangat penting untuk keberlanjutan bisnsi perusahaan ke depannya. Mengingat aspek penguasaan teknologi menjadi salah satu pondasi utama untuk keberhasilan pemanfaatan gas bumi di seluruh sektor.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif