Badan Pusat Statistik. Foto : MI.
Badan Pusat Statistik. Foto : MI.

November 2020, BPS Catat Inflasi 0,28%

Ekonomi Inflasi BPS
Eko Nordiansyah • 01 Desember 2020 11:44
Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami inflasi sebesar 0,28 persen pada November 2020. Inflasi pada bulan lalu lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi 0,07 persen pada Oktober 2020 lalu.
 
"Inflasi Indonesia di November ini sebesar 0,28 persen month to month, jadi kita bandingkan dengan bulan lalu," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto dalam video conference di Jakarta, Selasa, 1 Desember 2020.
 
Ia menambahkan inflasi secara tahun kalender atau year to date (ytd) tercatat sebesar 1,23 persen. Sementara dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau year on year (yoy), inflasi pada November 2020 adalah sebesar 1,59 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dari 90 kota inflasi yang kita observasi, sebagian besar menunjukkan kenaikan harga atau inflasi yaitu ada 83 kota yang mengalami inflasi. Sisanya yaitu tujuh kota mengalami deflasi," jelas dia.
 
Adapun kota yang mengalami deflasi adalah Kendari, Ambon, Tarakan, Tanjung Pandan, Meulaboh, Parepare, dan Palopo. Deflasi tertinggi terjadi di Kendari 0,22 persen, sedangkan deflasi tertinggi ada di Meulaboh dan Palopo sebesar 0,01 persen.
 
Sementara untuk inflasi, yang tertinggi terjadi di Tual sebesar 1,15 persen dan terendah di Bima 0,01 persen. Setianto menyebut, inflasi di Tual terjadi karena adanya kenaikan harga untuk komoditas perikanan serta bahan bakar rumah tangga.
 
"Inflasi di kota Tual merupakan andil dari kenaikan harga komoditas perikanan, yaitu ikan tongkol, ikan layang atau ikan benggol. Kemudian juga andil dari bahan bakar rumah tangga sebesar 0,30 persen," pungkasnya.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif