Ilustrasi PGN - - Foto: MI/ Panca Syurkani
Ilustrasi PGN - - Foto: MI/ Panca Syurkani

PGN Cetak Laba Bersih Kuartal Ketiga Rp780,68 Miliar

Ekonomi perusahaan gas negara (pgn) laporan keuangan
Suci Sedya Utami • 27 November 2020 20:02
Jakarta: PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk membukukan laba bersih sebesar USD53,3 juta atau setara Rp780,68 miliar (asumsi kurs Rp14.647 per USD) pada kuartal ketiga 2020. Sementara laba operasional USD315,49 juta atau setara Rp4,62 triliun dengan EBITDA sebesar USD601,91 juta.
 
Pada kuartal ketiga, PGN mengantongi pendapatan sebesar USD2,15 miliar atau setara Rp31,51 triliun. Pendapatan tersebut sebagian besar berasal dari kinerja operasional dan penjualan gas.
 
Selama periode Januari-September 2020, PGN telah menyalurkan gas bumi dengan volume distribusi sebesar 812 billion british thermal unit per day (BBTUD), volume transmisi sebesar 1.276 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, PGN group juga mencatatkan lifting minyak dan gas sebesar 5.260 juta barel setara minyak (MBOE), transportasi minyak sebesar 2.780 MBOE, pemrosesan LPG sebesar 34.206 ton, dan regasifikasi sebesar 93 BBTUD.
 
Direktur Keuangan PGN Arie Nobelta Kaban mengatakan pandemi yang masih berlanjut menyebabkan PGN belum dapat meningkatkan permintaan gas bumi serta harga migas dunia masih belum naik signifikan yang disertai fluktuasi kurs rupiah.
 
"Triple shock tersebut berpengaruh kepada bisnis PGN yaitu demand terhadap gas bumi, sektor hulu yang tergantung pada market terutama harga minyak dan gas serta harga LNG," kata Ari dalam keterangan resmi, Jumat, 27 November 2020.
 
Ia menambahkan sepanjang sembilan bulan ini, perseroan telah melakukan upaya upaya efisiensi sehingga beban usaha perseroan dapat menurun sebesar USD107,5 juta. Hal ini menunjukkan bisnis inti PGN dalam bisnis gas bumi dapat menyesuaikan dengan kondisi ekonomi saat ini.
 
"Untuk saat ini sampai dengan akhir tahun, manajemen berupaya maksimal untuk meningkatkan pendapatan perseroan dan tetap disertai dengan efisiensi dari sisi biaya, sehingga di akhir tahun diharapkan kinerja keuangan menjadi lebih baik," ujar Ari.
 
Adapun posisi keuangan PGN cukup baik dengan posisi kas dan setara kas per 30 September 2020 sebesar USD1,19 miliar. Posisi ini lebih baik jika dibandingkan dengan posisi per 31 Desember 2019 yaitu sebesar USD1,04 miliar.
 
Demikian juga dengan kemampuan perseroan dalam memenuhi kewajibannya, masih baik dengan current ratio per 30 September 2020 sebesar 268 persen, atau lebih tinggi jika dibandingkan dengan current ratio per 31 Desember 2019 sebesar 197 persen.

 
"PGN berupaya mengoptimalkan setiap peluang yang ada untuk memperkuat bisnis perusahaan. Total pelanggan PGN tercatat lebih dari 422 ribu pelanggan," pungkas dia.

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif