Ilustrasi. FOTO: MI/Bagus Suryo
Ilustrasi. FOTO: MI/Bagus Suryo

UMKM Perlu Didukung untuk Ekspansi ke Asia Tenggara

Ekonomi logistik Virus Korona UMKM UMKM Indonesia
Angga Bratadharma • 20 Oktober 2020 14:09
Jakarta: Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perlu dukungan untuk memperluas akses pasar guna memaksimalkan pertumbuhan, terutama di tengah pandemi covid-19. Dorongan tersebut dibutuhkan mengingat UMKM memiliki peranan penting yang salah satunya merupakan tulang punggung perekonomian selama ini.
 
Bahkan, UMKM di Indonesia perlu dibantu untuk memperluas usaha mereka ke pasar Asia Tenggara khususnya Malaysia dan Singapura. Apabila UMKM tumbuh tinggi, bukan tidak mungkin meringankan beban pemerintah yang tengah berjibaku memulihkan ekonomi Tanah Air usai terhantam panedmi covid-19.
 
CEO PCP Express Dennis Soemarno mengatakan dengan terbukanya pasar ekspor maka dapat memberdayakan para pelaku UMKM dengan meningkatkan brand awareness atas produk mereka di pasar internasional dan juga memberikan penghasilan lebih kepada bisnis mereka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pertumbuhan pesat e-commerce di Singapura dan Malaysia akan mendorong ekspansi ekspor mitra UMKM di saat kondisi pasar domestik mulai jenuh," kata Dennis, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 20 Oktober 2020.
 
Berangkat dari hal itu yang membuat pihaknya menjalin kerja sama dengan Janio Asia dalam layanan logistik internasional. Dennis meyakini kolaborasi antara PCP Express dan Janio Asia berdampak positif terhadap tumbuh positifnya para pelaku UMKM walaupun dalam masa pandemik seperti saat ini.
 
"Kami meyakini kerja sama ini akan membuka peluang baru bagi UMKM untuk memperluas pangsa pasar mereka hingga ke mancanegara," jelas Dennis.
 
Di tengah pandemi, tren belanja online yang meningkat pesat mampu menolong UMKM agar bisa memacu bisnis di tengah perlambatan ekonomi. Riset Google, Temasek dan Bain & Company bertajuk e-Conomy SEA 2019 menghitung nilai transaksi e-commerce di Asia Tenggara diproyeksi mencapai USD38 miliar pada tahun ini.
 
Nilainya diperkirakan 39 persen menjadi USD153 miliar pada 2025. Sedangkan Indonesia diramal menjadi pemain terbesar e-commerce di Asia Tenggara. Laporan terbaru Facebook dan Bain & Company memprediksi perkembangan pesat e-commerce di Singapura dan Malaysia menjadi peluang besar bagi ekspansi ekspor UMKM Indonesia.
 
"Dengan prospek cerah tersebut, jaringan logistik Janio ditargetkan bertambah menjadi 200 rute internasional di 2021," tambah COO Janio Syed Ali Ridha Madihid.
 
Sementara itu, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) mendorong pelaku UMKM menjalin kemitraan dengan usaha skala besar. Langkah itu agar mampu bertahan dan tumbuh saat dan setelah pandemi covid-19.
 
"Mendorong kemitraan (UMKM) dengan usaha besar. Ini sangat penting, bagaimana industri di Jepang dengan UMKM. Di Indonesia pun juga banyak, sektor UMKM lokal sudah banyak yang jadi pemasok Astra misalnya," katanya.
 
Adapun UMKM menghadapi tantangan yang tak mudah mulai dari permodalan hingga pemasaran. Berdasarkan survei Katadata Insight Center di Jabodetabek, Juni lalu, 57 persen UMKM mengaku dalam kondisi buruk dan 25 persen hanya bisa bertahan hingga September 2020.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif