Wakil Presiden Ma'ruf Amin. FOTO: MI/Tosiani
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. FOTO: MI/Tosiani

Wapres Harap Bank Syariah Hasil Merger Bisa Himpun Dana dari Timur Tengah

Ekonomi BUMN Bank Syariah Mandiri (BSM) Merger Bank Syariah bri syariah Holding Perbankan
Emir Chairullah • 24 November 2020 09:03
Jakarta: Wakil Presiden Ma’ruf Amin berharap bank BUMN syariah hasil merger bisa berkiprah dalam menarik dana dari luar negeri. Selain itu, bank syariah ini harapannya juga bisa menjadi bank besar yang akan bermain di tingkat korporat dan nantinya berdampak positif terhadap perekonomian Indonesia.
 
"Strateginya kan antara lain bagaimana bank itu nanti bisa bergerak ke luar negeri, terutama di Timur Tengah, sehingga dengan demikian bisa membawa dana-dana besar yang cocok dengan agama Islam, syariah," ujar Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi, di Jakarta, dikutip dari Media Indonesia, Selasa, 24 November 2020.
 
Masduki mengatakan hal itu usai pertemuan antara Wapres dan Menteri BUMN Erick Thohir serta Direktur Utama Bank Syariah Mandiri Hery Gunardi, di Jakarta. Dalam pertemuan itu, Erick melaporkan tindak lanjut rencana penggabungan (merger) tiga bank syariah dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yaitu BRI Syariah, BNI Syariah, dan Bank Syariah Mandiri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi dibahas mengenai seperti apa pengembangan bank merger dari tiga bank yang akan dimerger yang insya Allah pada Februari (2021) yang akan datang itu diperkirakan sudah mulai beroperasi," ungkap Masduki.
 
Lebih lanjut, Masduki menjelaskan, walaupun akan bermain di level korporasi, bank syariah yang telah besar nanti juga diharapkan tetap bermain di level usaha mikro. "Kalau bank syariah yang sudah besar ini, dengan modal Rp220-an triliun sudah bermain di korporat, bukan berarti dia tidak bermain di yang kecil juga. Tetap bermain di mikro juga," tuturnya.
 
Selain itu, tambahnya, Wapres meminta supaya bank wakaf mikro juga dibesarkan. Hal itu menjadi salah satu hal menarik yang dibahas yakni upaya membesarkan bank wakaf mikro yang telah dioperasikan Bank Syariah Mandiri.
 
"Maka tadi juga ditindaklanjuti lagi pembahasannya agar nanti bank merger dari tiga bank syariah itu supaya mencari bisnis modelnya seperti apa agar bank wakaf mikro itu bisa menggelinding dan membesar," paparnya.
 
Masduki menyebutkan, karena bank wakaf mikro banyak dibutuhkan umat di kalangan bawah, Wapres dalam pertemuan itu meminta Menteri BUMN untuk mencari model bisnis yang tepat guna mengembangkan bank wakaf mikro yang skala operasionalnya masih kecil agar bisa berjalan dengan baik.
 
Untuk itu, Menteri BUMN telah memerintahkan Direktur Utama Bank Syariah Mandiri membentuk tim yang terdiri dari empat atau lima orang guna mencari dan menjajaki model bisnis yang terbaik. Sebagai langkah pertama, Dirut Bank Syariah Mandiri bersama tim akan berkunjung ke pesantren-pesantren yang memiliki bank wakaf mikro.
 
"Saat ini bank wakaf mikro itu sudah ada di 51 titik di berbagai tempat, yang banyak ada di pesantren-pesantren. Nah itulah yang nanti juga akan dikunjungi oleh Dirut Bank Syariah Mandiri," pungkasnya.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif