MGN Summit 2022. Foto: Medcom.
MGN Summit 2022. Foto: Medcom.

Cek 4 Isu yang Dibahas dalam MGN Summit 2022

Ekonomi Media Group Media Group News MGN Summit 2022
Medcom • 26 Januari 2022 22:40
Jakarta: Media Group Network akan menggelar Media Group Network (MGN) Summit 2022 selama dua hari, yakni pada Kamis, 27 Januari 2022 dan Jumat, 28 Januari 2022.
 
MGN Summit 2022 menjadi sebuah wadah yang membahas berbagai tema strategis untuk pemulihan ekonomi dan kemajuan bangsa Indonesia. Acara yang menggabungkan konsep online dan off-air pun digelar dengan protokol kesehatan ketat.
 
Mengusung semangat kebersamaan sekaligus sebagai dukungan terhadap Presidensial G20 Indonesia 2022: Recover Together, Recover Stronger, maka MGN Summit 2022 mengambil tema yang selaras yaitu Bangkit Bersama, Maju Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berikut ada empat isu yang akan dibahas dalam MGN Summit 2022:

Penguatan Fiskal dan Moneter untuk Pemulihan Ekonomi 2022

Perekonomian indonesia diproyeksikan dapat tumbuh di kisaran 3,7-4,5 persen di akhir 2021 dan 5,2 persen pada 2022. Proyeksi ini sejalan dengan ekspektasi pemulihan ekonomi global. Stabilitas sistem keuangan dan moneter yang lebih kuat, sustainable finance dari sudut pandang makroekonomi, serta perpajakan internasional, termasuk posisi Indonesia sebagai Presidensial G20 2022 menjadi momen strategis yang mewarnai pertumbuhan ekonomi di 2022.
 
Komitmen bersama seluruh elemen pembangunan diharapkan meningkatkan harmonisasi sinergi demi mencapai pemulihan ekonomi nasional yang lebih kuat, termasuk menjadi bridge builder pemulihan global di 2022. Tinjauan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dan dunia 2022, isu strategis Indonesia sebagai Presidensi G20 di 2022 hingga kebijakan fiskal dan moneter untuk mendorong pertumbuhan ekonomi 2022, menjadi bahasan dalam sesi pertama ini.

Sinergi Bersama untuk Penguatan Sektor Riil

Tepat setahun setelah pertumbuhan negatif yang cukup dalam, pada triwulan II-2021 hampir semua sektor di perekonomian mengalami pertumbuhan yang signifikan. Berbagai sektor mencatatkan pertumbuhan positif walaupun dengan besaran yang beragam. Pelonggaran pembatasan sosial menjadikan mobilitas masyarakat terus meningkat dan memungkinkan bergulirnya roda perekonomian.
 
Kondisi ini menjadi momentum masyarakat meningkatkan belanjanya, yang kemudian disambut dari sisi dunia usaha yang meningkatkan produksi dan investasinya. Pemulihan ekonomi negara-negara di dunia juga memiliki kontribusi cukup besar dalam perkembangan profil ekspor Indonesia. Dengan sinergi yang strategis, saling mendukung dan melengkapi, diharapkan pertumbuhan yang prospektif ini akan memacu akselerasi pemulihan ekonomi nasional.

Target Akselerasi Digitalisasi Indonesia

Revolusi industri 4.0 yang diikuti dengan pandemi covid-19 menjadikan akselerasi pertumbuhan digital ekonomi sebagai sebuah fenomena bermakna yang diandalkan untuk kebangkitan dan pemulihan bangsa, termasuk dalam mewujudkan visi indonesia masuk dalam 10 besar ekonomi global.
 
Pembangunan infrastruktur telekomunikasi pun disiapkan demi mendukung serta meningkatkan inklusi digital di Indonesia. Sementara itu, dilakukan pula berbagai upaya untuk mengatasi masalah kesenjangan digital dengan meningkatkan literasi digital indonesia, termasuk bagaimana memberdayakan UMKM beradaptasi dalam era digitalisasi, serta pentingnya e-commerce dalam mendukung umkm untuk memacu investasi dan kapitalisasi.
 
Komitmen bersama berbagai pihak diharapkan meningkatkan harmonisasi sinergi demi mencapai masyarakat digital yang berpotensi sebagai digital economic powerhouse di Asia Tenggara.

Our Next Generation: Menuju Indonesia Emas

Indonesia Emas di 2045 sebagai visi pemerintah dalam memandang kesejahteraan bangsa tepat di usianya yang ke-100, yang dicanangkan menjadi negara maju yang mandiri dengan kehidupan yang makmur juga adil. Hal ini tentu tak lepas dari konteks pembangunan sumber daya manusia dengan berbagai aspek terkait di dalamnya. Di antaranya upaya menciptakan generasi dengan bekal pendidikan yang mumpuni untuk menjawab tantangan perkembangan zaman.
 
Begitu pula dengan gerakan-gerakan yang ditujukan untuk mempersiapkan para pemimpin masa depan. Semua ini diharapkan mampu membentuk generasi yang memberi kontribusi terhadap pembangunan negara melalui penciptaan ekonomi berbasis inovasi, terutama dengan adanya dukungan infrastruktur teknologi informasi yang menunjang penguasaan teknologi dan pengetahuan. Tinjauan mengenai bonus demografi Indonesia, peluang serta tantangannya, hingga strategi menyiapkan generasi pemimpin bangsa di 2045 menjadi bahasan sesi penutup ini.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif