Ilustrasi. FOTO: MI/ANGGA YUNIAR
Ilustrasi. FOTO: MI/ANGGA YUNIAR

Ekspor Batu Bara Sumsel Rambah Korea Selatan

Ekonomi batu bara
Antara • 22 Agustus 2020 14:59
Palembang: Ekspor batu bara Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menjajal pasar baru di Korea Selatan (Korsel). Strategi itu membuahkan hasil positif lantaran pada Juli 2020 tercatat ekspor batu bara meningkat sebanyak 74,35 persen.
 
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, ekspor batu bara pada Juli 2020 senilai USD46,75 juta, sementara pada bulan sebelumnya sebesar USD25,75 juta. Kepala BPS Sumsel Endang Tri Wahyuningsih mengatakan BPS memantau kenaikan ekspor batu bara yang cukup besar baru terjadi pada dua bulan terakhir.
 
"Baru Juni dan Juli ekspor batu bara Sumsel trennya membaik, hal tersebut tidak lepas dari kondisi negara-negara yang menjadi tujuan pasar ekspor," kata dia, dikutip dari Antara, Sabtu, 22 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kenaikan ekspor batu bara juga tercatat paling tinggi dalam kelompok lima komoditas ekspor nonmigas andalan Sumsel. Secara struktur, sektor pertambangan batu bara berkontribusi 18,73 persen terhadap ekspor nonmigas Bumi Sriwijaya.
 
Endang menjelaskan memang secara harga komoditas emas hitam itu belum begitu menggairahkan namun volume ekspor batu bara perlahan menanjak. Menurut dia, ekspor batu bara Sumsel saat ini memang banyak tertuju ke pasar baru, terutama Korsel. Nilai ekspor ke Negeri Gingseng itu mencapai USD10,90 juta pada bulan lalu.
 
"Para eksportir tampaknya melihat peluang negara-negara yang bisa jadi pasar baru untuk batu bara," kata dia.
 
Selain Korsel, kata Endang, komoditas itu juga telah dikirim ke Bangladesh, Brunei Darussalam, dan Pakistan. Untuk pasar konvensional, seperti Tiongkok, dan India pun kini mulai berjalan kembali.
 
Nilai ekspor Sumsel pada Juli 2020 mencapai USD294,75 juta atau naik 19,95 persen dibandingkan dengan ekspor Juni 2020. Akan tetapi, bila dibandingkan dengan periode yang sama di 2019 (Januari-Juli 2019) ekspor Sumsel turun sebesar 18,78 persen.

 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif