Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id

Strategi OVO Optimalkan Bisnis di Tengah Pandemi

Ekonomi ovo
Angga Bratadharma • 12 Mei 2021 09:00
Jakarta: Di tengah kondisi perekonomian yang tidak stabil sebagai dampak dari pandemi covid-19 yang tak kunjung usai, OVO terus berupaya bertahan dan dengan meningkatkan platform dan layanannya. Inovasi, diversifikasi, dan peningkatan kualitas layanan menjadi kata kunci bagi OVO untuk  menghadapi pandemi yang terjadi sejak tahun lalu.
 
Head of Corporate Communication OVO Harumi Supit mengatakan platform dan layanan OVO selama 2020 mampu tumbuh dan berekspansi berkat dukungan masyarakat dan mitra. Perkembangan tersebut sejalan dengan perluasan ekosistem OVO yang semakin berkembang dan terdiversifikasi di 2020.
 
"Menghadirkan produk baru dan manfaat lebih bagi pengguna OVO melalui kolaborasi strategis yang dijalankan dengan berbagi pelaku industri, dari UMKM hingga perusahaan-perusahaan," kata Harumi Supit, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 12 Mei 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya mengklaim OVO mencatat peningkatan pertumbuhan pengguna baru, yang tidak terlepas juga dari upaya OVO dalam mendukung masyarakat, baik melalui program yang bertujuan memudahkan transisi offline ke online maupun melalui donasi patungan untuk berbagi.
 
"OVO berterimakasih kepada masyarakat Indonesia, khususnya para pengguna setia OVO karena di tengah kondisi pandemi, transaksi digital justru meningkat dengan pesat, di mana akselerasi  digital/digitalisasi menjadi faktor penting dalam memulihkan perekonomian Indonesia, terutama pada sektor UMKM yang memegang peranan substansial," ucapnya.
 
Performa tersebut tidak lepas dari strategi ekosistem terbuka yang OVO terapkan selama ini. Melalui ekosistem terbuka tersebut, OVO terus melakukan inovasi, peningkatan kualitas dan kolaborasi strategis yang berkelanjutan dengan banyak mitra.
 
Pada akhir tahun, OVO sudah hadir di 426 kota/kabupaten dan lebih dari 1,5 juta merchant sudah bergabung di OVO, termasuk lebih dari lebih dari 950 ribu UMKM yang telah mengimplementasikan QRIS. Jumlah pelaku UMKM yang menjadi mitra OVO bahkan meningkat sebanyak 95 persen sepanjang 2020 dibandingkan dengan di 2019.
 
"Sebagai perusahaan dengan strategi ekosistem terbuka, OVO terus memperluas jaringan dan menciptakan interoperabilitas dengan mitra strategis yang cukup dipercaya orang untuk membelanjakan uang mereka," pungkas Harumi.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif