Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu.
Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu.

Ahok: Pertamina Belum Ada Rencana Hapus Premium

Ekonomi ahok Pertamina BBM Premium
Insi Nantika Jelita • 08 April 2021 21:32
Jakarta: Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok, mengaku sampai saat ini tidak ada rencana menghapus penjualan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium.
 
"Tidak ada rencana itu," ujar Ahok saat dihubungi, dilansir dari Mediaindonesia.com, Kamis, 8 April 2021.
 
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu membantah jika pertemuan dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka membahas soal penghapusan BBM jenis premium.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Ahok, rencana penghapusan premium membutuhkan revisi Peraturan Presiden Nomor 43 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak.
 
"Tidak ada bicara soal penghapusan premium (dengan Gibran). Soal itu pun pakai peraturan presiden," imbuh Ahok.
 
Sebelumnya diberitakan, pertemuan Ahok dengan Gibran membahas BBM jenis Premium yang masih dikonsumsi masyarakat. Dia menyinggung saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta sempat melarang penggunaan bahan bakar RON 88 tersebut.
 
"Dulu di DKI sudah saya hapus. Tetapi memang di beberapa daerah masih membutuhkan. Makanya kita bikin program Langit Biru untuk mengajak masyarakat. Mendidik supaya meninggalkan premium, karena secara kualitas kan kurang baik," pungkas Ahok.
 
Rencana penghapusan premium sempat menguak pada tahun lalu. Saat itu, Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK Karliansyah menyebut penjualan premium dihentikan di wilayah Jawa, Madura, dan Bali. BBM jenis premium dinilai menghasilkan gas buang dari knalpot kendaraan bermotor dengan emisi tinggi.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif