Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

RUU Ciptaker Dianggap Jalan Tengah

Ekonomi Omnibus Law
M Sholahadhin Azhar • 31 Juli 2020 00:41
Jakarta: Rancangan Undang-Undang Cita Kerja (RUU Ciptaker) diyakini efektif mengatasi masalah ekonomi nasional. Rancangan beleid itu disebut sebagai jalan tengah bagi semua pihak.
 
"Intinya kita membuat peraturan atau hukum undang-undang itu untuk kepentingan bersama," ujar pengamat ekonomi Universitas Lambung Mangkurat, Muhammad Handry Imansyah saat dihubungi, Kamis, 30 Juli 2020.
 
Menurut dia, semua pihak harus melihat bakal aturan itu dengan menghindari polemik. Jika ada perbedaan pandangan, pihak terkait diminta bernegoisiasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Handry melihat manfaat RUU Ciptaker sebagai pengundang investasi harus dikedepankan. Modal yang masuk bisa menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
 
Baca:BKPM: RUU Ciptaker Susul Ketertinggalan RI dari Negara Lain
 
Dia menyebut aturan itu melenturkan regulasi terkait investasi. Aturan yang kaku mengakibatkan pemodal menanam modalnya ke negara lain. Indonesia, kata dia, tak masuk urutan atas negara yang menjadi pilihan investasi.
 
Di antara negara ASEAN, Indonesia berada di bawah Thailand, Singapura, dan Vietnam. "Kalau Indonesia tidak memberikan aturan yang baik bagi investasi atau ketenagakerjaan, ya tamat. Kita tidak bisa terlalu kaku," kata Handry.
 
Selain terkait pemodalan, RUU Ciptaker juga menjamin upah tenaga kerja. Gaji disesuaikan dengan produktivitas pekerja. Handry mengingatkan rancangan beleid itu harus dikedepankan karena memuat kepentingan bersama.
 
"Yang penting itu diperbaiki sistemnya," ujar Handry.

 

(ADN)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif