Ilustrasi meterai elektronik/YouTube
Ilustrasi meterai elektronik/YouTube

Anak Perusahaan Peruri Gandeng Digiprimatera Distribusikan e-Meterai

Ekonomi perpajakan Kementerian Keuangan peruri Materai Elektronik
M Sholahadhin Azhar • 25 November 2021 22:19
Jakarta: PT Peruri Digital Security (PDS) menggandeng PT Digital Prima Sejahtera (Digiprimatera). Anak BUMN Perusahaan Umum Percetakan Uang Indonesia (Peruri) itu menginisiasi distribusi meterai elektronik (e-meterai) melalui kerja sama tersebut.
 
"Meterai elektronik akan meningkatkan pengalaman permeteraian dalam aspek keamanan, kenyamanan, ketersediaan, dan kemudahan bagi masyarakat," kata Direktur Utama PDS Tetty Herawati melalui keterangan tertulis, Kamis, 25 November 2021.
 
Baca: Tingkatkan Daya Saing, Peruri-Telkom Integrasi e-Meterai dan Surat Elektronik

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, kerja sama ini sesuai dengan peresmian penggunaan e-meterai oleh Kementerian Keuangan pada 1 Oktober 2021. Selain itu, kerja sama juga dilandasi Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai.
 
Pihaknya bersama Direktorat Jenderal Pajak bakal melakukan edukasi dan penyampaian informasi terkait penggunaan e-meterai. Tetty mengatakan e-meterai dibekali teknologi digital signature X.509 SHA 512 dan tiga fitur keamanan tambahan, meliputi desain barcode yang otentik, segel Peruri yang hanya bisa dibaca aplikasi khusus, dan pembuktian oleh Peruri.
 
Tetty mengatakan Digiprimatera bakal menjadi penyedia layanan pembelian e-meterai melalui platform digital document security atau Dimensy. Selain itu, perusahaan tersebut bakal menyediakan produk keamanan digital lain.
 
"Dengan adanya kerja sama ini, PDS dan Digiprimatera berkomitmen untuk saling mendukung dan sama-sama mengunggulkan produk digital khususnya dari Perum Peruri," tutupnya.
 
Direktur Utama Digiprimatera, Adios Purnama, mengatakan pihaknya berkomitmen memberi layanan transformasi digital untuk meningkatkan keamanan digital. Adios mengatakan pihaknya berpengalaman selama 12 tahun memberikan layanan transformasi digital.
 
"Pandemi covid-19 mendorong percepatan penggunaan teknologi digital, khususnya pada pendistribusian dokumen elektronik sehingga banyak transaksi yang juga beralih pada platform digital," kata Adios.
 
Dia menyatakan komitmen memberikan layanan transformasi digital untuk mendukung digitalisasi di berbagai sektor. Khususnya, dalam transformasi dokumen.
 
"Nota kesepahaman ini juga merupakan salah satu bagian implementasi dari ISO 27001:2013
tentang penyediaan layanan e-commerce, platform digital dan aplikasi lainnya," tegas Adios.
 
(ADN)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif