Ilustrasi stok dan harga pangan di pasar tradisional - - Foto: dok MI
Ilustrasi stok dan harga pangan di pasar tradisional - - Foto: dok MI

Ketahanan Pangan Wajib Jadi Isu Sentral G20

Ekonomi pangan global pangan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian KTT G20 perubahan iklim Indonesia Ketua G20 Pertemuan G20 Presidensi G20
Antara • 27 Januari 2022 19:12
Jakarta: Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan ketahanan pangan harus menjadi isu sentral dalam pertemuan G20. Pembahasan isu tersebut memberikan angin segar terhadap ketahanan pangan global yang kini terdampak oleh perubahan iklim.
 
"Ketahanan pangan harus tetap menjadi isu sentral dalam keseluruhan rangkaian pertemuan G20 kelompok kerja bidang pertanian pada tahun ini dan tahun-tahun yang akan datang," ungkap Syahrul pada acara kick off Presidensi G20 Kelompok Kerja Pertanian, Kamis, 27 Januari 2022.
 
Menurutnya, isu ketahanan pangan, kelaparan, dan kemiskinan adalah isu penting yang harus dicapai oleh seluruh kelompok kerja G20 di bidang pertanian. Hal ini dikarenakan pandemi yang terjadi secara global telah menciptakan tantangan terhadap ketahanan pangan dan nutrisi imbas terbatasnya pergerakan barang dan jasa baik di tingkat lokal, regional, maupun global.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Alur logistik dan sistem distribusi pangan juga terdampak sangat serius. Sementara itu beberapa negara menerapkan kebijakan proteksi melalui stok nasional yang berdampak pada ketidakseimbangan sistem pangan global," terangnya.

 
Sementara pada tingkat nasional, lanjut Mentan, kondisi tersebut menyebabkan peningkatan risiko pada akses pangan dan nutrisi terutama bagi penduduk miskin di desa dan daerah perkotaan. Pada tingkat global juga memperparah ketahanan pangan dan nutrisi negara berkembang dan negara-negara terbelakang lainnya.
 
"Penurunan dan degradasi sumber daya alam dan ancaman penyakit menular lintas batas negara ada di depan mata kita yang menjadi tantangan yang harus kita carikan solusinya secara bersama," tamba dia.
 
Sebagai satu kesatuan dari komunitas global, kata Syahrul, G20 perlu mendukung peran krusial dari sektor pertanian dalam penyediaan pangan dan gizi penting bagi semua orang, serta menjamin pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan tanpa membiarkan satu orang pun tertinggal di belakang.
 
"Negara G20 harus betul-betul bersinergi dalam memastikan ketahanan pangan dan gizi bagi kita semua melalui keseimbangan jaminan produksi pangan dan pertanian nasional yang kita miliki, serta jaminan kepastian dan keadilan perdagangan pangan dan pertanian lintas batas negara," pungkas Mentan.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif