Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita - - Foto: dok Kemenperin
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita - - Foto: dok Kemenperin

Menperin Ingin Sektor Industri Segera Rebound

Ekonomi kementerian perindustrian
Ilham wibowo • 20 Mei 2020 14:11
Jakarta: Pemerintah menginginkan sektor industri segera bangkit atau rebound meski pandemi virus korona belum berakhir. Saat ini berbagai kebijakan strategis sudah dirancang agar pelaku industri kembali bergairah.

"Kami ingin industri kita bisa cepat rebound pasca-wabah virus korona ini, dengan memberikan berbagai stimulus yang komprehensif sesuai kebutuhan di sektornya," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita melalui keterangan tertulisnya, Rabu, 20 Mei 2020.
 
Agus mengungkapkan sebelum pandemi covid-19, pihaknya telah berupaya meningkatkan daya saing sektor industri melalui implementasi Perpres Nomor 40 Tahun 2016 tentang Penetapan Harga Gas Bumi.
 
"Kami akan terus perbarui atau menambah list penerima harga gas USD6 per MMBTU," tuturnya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun dua masalah utama yang dihadapi sektor manufaktur akibat pandemi covid-19 yakni kendala cash flow serta kebutuhan akan modal kerja. Kendala tersebut diatasi pemerintah dengan memberikan fasilitas restrukturisasi kredit.
 
"Hampir semua perusahaan perlu dapat restrukturisasi kredit, bukan hanya sektor UMKM," ujar Agus.
 
Menurutnya modal kerja juga dibutuhkan ketika kondisi kembali normal dan bisa beraktivitas seperti semula. Karena itu, investasi perlu didorong termasuk memacu pasar ekspor dan pemenuhan kebutuhan bahan baku.
 
"Guna menghadapi tantangan ini, Kementerian Perindustrian tidak bisa sendirian. Kami akan arahkan juga kementerian lain untuk satu perahu dengan kita agar sektor industri bisa rebound," imbuh dia.
 
Ketua Umum Apindo Hariyadi B. Sukamdani menyambut baik surat edaran Menperin yang cukup efektif dan positif dalam menjaga aktivitas sektor industri.
 
“Sebab, anggota kami masih harus bayar minimum charge, padahal sedang tutup atau turun kapasitas,” ungkapnya.

 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif