Ilustrasi Pembangkit Nuklir. Foto ; AFP.
Ilustrasi Pembangkit Nuklir. Foto ; AFP.

Penggunaan Pembangkit Nuklir Jauh Lebih Baik bagi Lingkungan

Ekonomi pembangkit listrik nuklir
Suci Sedya Utami • 25 November 2020 14:47
Jakarta: Perkumpulan Profesi Nuklir Indonesia (Apronuki) menyatakan pengunaan pembangkit energi tenaga nuklir (PLTN) akan berdampak positif bagi lingkungan.
 
Ketua Apronuki Bangun Winanto mengatakan berdasarkan fakta penggunaan nuklir di pembangkitan jauh lebih baik dibandingkan energi bersih lainnya seperti solar dan angin. Selain itu dari sisi keselamatan juga lebih aman.
 
"Dari sisi bersih, kalau kita bandingkan solar dan angin, maka nuklir lebih bersih," kata Bangun dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 25 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengatakan penggunaan nuklir perlu didorong apabila Indonesia berkomitmen dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan mengurangi emisi gas rumah kaca seperti yang ditekankan dalam Kesepakatan Paris. Menurut dirinya, dari peta jalan yang ada saat ini, Indonesia bisa memanfaatkan nuklir sebagai sumber energi listrik mulai 2025.
 
"Dari dampak perubahan iklim, kalau eggak kita cegah bisa meningkatkan frekuensi bencana. Jadi climate change harus penting dilakukan," tutur dia.
 
Menurut Bangun, diperlukan peran pemerintah dalam pengembangan PLTN. Sebab sejauh ini tidak ada peran negara dalam pengembangan nuklir di tanah air, hanya ada Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) dan Badan Pengaas Tenaga Nuklir (Bapeten). Selain itu perlu diperkuat oleh payung hukum setara dengan Undang-Undang.
 
Sebelumnya, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana mengungkapkan banyak investor yang telah menyatakan minat untuk membangun PLTN di Indonesia.
 
Ia mengatakan nuklir saat ini dikategorikan dalam energi baru. Namun hingga saat ini pengembangan nuklir dalam sektor kelistrikan masih diletakkan sebagai pilihan terakhir.
 
"Kita sudah meng-consider. Kita juga sudah kedatangan banyak proposal dari luar negeri, dari negara-negara lain yang menawarkan ke kita agar kita bangun PLTN," kata Rida.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif