Ilustrasi progres proyek kereta cepat Jakarta-Bandung - - Foto: KCIC
Ilustrasi progres proyek kereta cepat Jakarta-Bandung - - Foto: KCIC

Kereta Cepat Dinilai Bisa Pacu Ekspansi Bisnis di Indonesia

Ekonomi Dunia Usaha kereta cepat Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Husen Miftahudin • 25 Oktober 2021 22:36
Jakarta: Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran Ina Primiana menilai ekspansi bisnis oleh kalangan pelaku usaha dari kawasan Ibu Kota ke kota penyangga bakal lebih masif menyusul hadirnya kereta cepat Jakarta-Bandung.
 
Kereta cepat akan meningkatkan efisiensi bagi pelaku usaha. Sebab, dengan hanya menempuh waktu perjalanan sekitar 30 menit, ketersediaan moda transportasi ini membuka peluang bagi kalangan pengusaha di Jakarta untuk melebarkan sayap bisnisnya di kawasan penyangga lainnya.
 
"Dengan adanya kereta cepat tentu akan meningkatkan investasi, baik di Jakarta maupun Bandung," ucap Ina dalam keterangannya kepada wartawan, Senin, 25 Oktober 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ina mengungkapkan bahwa peluang ekspansi bisnis tidak hanya terbuka untuk Kota Bandung dan Jakarta saja, tetapi juga kawasan di sekitar stasiun pemberhentian, terutama di Karawang. Terlebih, Karawang selama ini menjadi salah satu pusat manufaktur Tanah Air.
 
"Orang itu tentu akan investasi di Jawa Barat karena ada fasilitas kawasan industri. Makanya yang saya bilang sebelum kereta cepat (jadi), ini Jawa Barat mesti berbenah untuk membangun sejumlah kawasan industri daerah sekitar, sehingga wilayah-wilayah yang dilewati kereta cepat ikut perkembangan," tutur dia.
 
Adapun kereta cepat Jakarta-Bandung melintasi empat stasiun, yakni Stasiun Halim di Jakarta, Stasiun Karawang, Stasiun Hub di Padalarang, dan Stasiun Tegalluar di Bandung. Menurut Ina, jika waktu tempuh dari Jakarta ke Bandung singkat dan biaya yang dikenakan cukup murah, maka kalangan pelaku usaha memiliki banyak opsi untuk mengembangkan sayap bisnisnya.
 
Dalam jangka panjang, hal ini akan mendorong adanya pemerataan pusat bisnis dari yang selama ini terpusat di Jakarta menjadi menyebar ke daerah-daerah penyangga seperti Karawang dan Bandung.
 
"Jadi makanya perlu ada kawasan ekonomi khusus semisal untuk pariwisata, sehingga ekonominya berdampak langsung bagi masyarakat. Posisi kawasan itu juga harus bisa diperhatikan agar bisa kompetitif jangan sampai justru merugikan," urainya.
 
Selain itu, dengan adanya kereta cepat Jawa Barat juga akan menopang perekonomian nasional. Faktanya, kawasan ini selalu menempati peringkat pertama nasional berturut-turut sejak kuartal IV-2020 hingga kuartal II-2021.
 
"Selain itu dengan adanya kereta cepat juga membantu para pelaku bisnis untuk tertarik membangun bisnisnya di tempat lain, khususnya di Jawa Barat," pungkas Ina.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif