Sektor kelautan dan perikanan. Foto : MI/Primadia.
Sektor kelautan dan perikanan. Foto : MI/Primadia.

UU Cipta Kerja Perlu Perbaiki Iklim Bisnis

Ekonomi bisnis maskapai Kementerian Kelautan dan Perikanan UU Cipta Kerja
Antara • 17 September 2021 12:56
Jakarta: Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo) menyatakan UU Cipta Kerja perlu betul-betul memperbaiki iklim bisnis sektor kelautan dan perikanan, dan Iskindo siap membantu mengeluarkan rekomendasi terkait hal tersebut.
 
"Iskindo telah merumuskan dan akan mengeluarkan 17 poin rekomendasi strategis kepada pemerintah yang memuat tantangan dan proyeksi pembangunan maritim sampai dengan 2045," kata Ketua Umum Iskindo Zulficar Mochtar, dikutip dari Antara, Jumat, 17 September 2021.
 
Zulficar menambahkan, setelah diberlakukan UU Nomor 11/2020 tentang Cipta Kerja, saat ini belum memberikan iklim yang kondusif dan perbaikan pembangunan kelautan. Ia berpendapat bahwa kepastian hukum bagi masyarakat kelautan belum benar-benar terjamin dengan adanya UU Cipta Kerja.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, Zulficar juga menyoroti kelambatan penyusunan aturan pelaksanaan dan kontroversi yang muncul terhadap aturan pelaksana UU Cipta Kerja. Dia juga mengungkapkan pihaknya akan menggelar Kongres ke III yang dijadwalkan berlangsung pada 23-24 September 2021 di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.
 
Selain akan mengeluarkan sejumlah rekomendasi strategis pembangunan kelautan kepada pemerintah, Kongres Iskindo juga merupakan agenda tiga tahunan untuk memilih ketua dan pengurus Iskindo yang baru.
 
Sementara itu, koordinator Steering Committee Kongres III Iskindo, Hendra Yusran Siri mengatakan bahwa pelaksanaan Kongres III Iskindo tersebut dilaksanakan pada momen yang tepat karena bersamaan dengan peringatan Hari Maritim yang akan diperingati pada 23 September 2021.
 
Hendra mengemukakan bahwa dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) nanti, corak maritim dan kelautan harus mendominasi konsep pembangunan nasional.
 
Ketua Harian Iskindo, Moh Abdi Suhufan mengatakan bahwa saat ini Iskindo telah terbentuk dan memiliki kepengurusan di 19 DPW pada tingkat provinsi.
 
"Bagi anggota Iskindo yang tidak sempat datang secara fisik, akan mengikuti kongres secara daring dan ditargetkan 1.000 orang akan berpartisipasi dalam Kongres nanti," kata Abdi. 

 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif