Ilustrasi kartu prakerja. Foto: laman kartu prakerja.
Ilustrasi kartu prakerja. Foto: laman kartu prakerja.

Gelombang 8 Sudah Dibuka, Begini Cara Daftar Kartu Prakerja

Ekonomi Kartu Prakerja
Eko Nordiansyah • 11 September 2020 10:51
Jakarta: Pendaftaran kartu prakerja gelombang 8 sudah dibuka sejak Kamis, 10 September 2020 pukul 12.00 WIB. Para calon peserta bisa mengikuti langkah-langkah berikut untuk mendaftarkan dirinya.
 
Pertama, buka situs resmi www.prakerja.go.id melalui browser di handphone atau komputer. Selanjutnya calon peserta diharuskan untuk membuat akun agar bisa mendaftar kartu prakerja.
 
Kedua, siapkan nomor Kartu Keluarga serta Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan masukkan data diri. Peserta tinggal mengikuti petunjuk pada layar untuk menyelesaikan proses pemeriksaan akun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketiga, peserta bisa mengikuti tes motivasi dan kemampuan dasar secara online. Siapkan alat tulis dan kertas jika diperlukan. Setelah menyelesaikan tes ini peserta akan mendapat e-mail pemberitahuan.
 
Setelah mendapatkan e-mail pemberitahuan, kembali ke situs, dan gabung ke gelombang pendaftaran yang sedang dibuka. Terakhir, peserta tinggal menantikan pengumuman peserta yang lolos seleksi gelombang melalui SMS.
 
Masih sama seperti gelombang sebelumnya, syarat untuk bisa ikut kartu prakerja adalah Warga Negara Indonesia (WNI), berusia di atas 18 tahun, dan tidak sedang sekolah/kuliah.
 
"Tanggal penutupan pendaftaran gelombang 8 akan segera kami umumkan," kata Head of Communications Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Louisa Tuhatu kepada Medcom.id di Jakarta, Jumat, 11 September 2020.
 
Sementara itu, kuota yang disediakan untuk gelombang 8 ini adalah 800 ribu orang sama seperti gelombang sebelumnya. Peserta yang belum lolos pada gelombang sebelumnya masih bisa ikut untuk seleksi pada gelombang 8 ini.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif