NEWSTICKER
Ilustrasi PNS. Foto : MI/Pius Erlangga. .
Ilustrasi PNS. Foto : MI/Pius Erlangga. .

Pegawai Kementan Boleh Kerja dari Rumah

Ekonomi Virus Korona berita kementan
Ilham wibowo • 17 Maret 2020 13:49
Jakarta: Pencegahan virus korona atau covid-19 telah diterapkan Kementerian Pertanian (Kementan) dengan menerapkan social distance. Para pegawai diperbolehkan untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH) mulai tanggal 17 sampai dengan 31 Maret 2020.
 
Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 1044/SE/KP. 370/A/03/2020 tentang pelaksanaan tugas kedinasan di lingkungan Kemenhan dalam rangka pencegahan dan perlindungan dari wabah penyakit virus korona covid-19. Kebijakan ini juga dilatarbelakangi ketetapan World Health Organization (WHO) terkait kedaruratan kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional yang berisiko terjadinya penularan antar negara.
 
"Surat edaran ini untuk dilaksanakan oleh seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Pertanian," sebut surat yang ditandatangani Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Momon Rusmono, Selasa, 17 Maret 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kebijakan agar pegawai Kementan bisa WFH merupakan langkah strategis Pemerintah yang ditujukan sebagai pedoman bagi pegawai pelaksanaan tugas kedinasan. Hal serupa juga berlaku bagi atasan langsung atau pejabat penilai dalam menilai kinerja di lingkungan Kementan.
 
Ketentuan pelaksanaan pencegahan wabah covid-19 juga berlaku untuk penyelenggaraan kegiatan dan perjalanan dinas dalam negeri agar dilakukan secara selektif sesuai tingkat prioritas dan urgensi yang harus dilaksanakan. Kemudian perjalanan dinas luar negeri diminta untuk dilakukan penundaan.
 
Selain itu, penyelenggaraan rapat-rapat agar dilakukan secara selektif sesuai tingkat prioritas dan urgensi yang harus diselesaikan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi atau melalui media elektronik yang tersedia.
 
"Apabila berdasarkan urgensi yang sangat tinggi harus diselenggarakan rapat dan/atau kegiatan lainnya di kantor, agar memperhatikan jarak aman antarpeserta rapat paling kurang satu meter," paparnya.
 
Kebijakan ini juga memberlakukan penyesuaian sistem kerja agar kinerja lembaga tetap maksimal. Setiap pimpinan unit kerja diminta memastikan terdapat paling kurang dua level pejabat struktural tertinggi pada unit kerja yang bersangkutan untuk tetap melaksanakan tugasnya di kantor.
 
Pegawai Kementan juga diintruksikan hadir melalui jadwal piket yang diatur Kepala Biro/Kepala Pusat lingkup Sekretariat Jenderal, Sekretaris Ditjen/Sekretaris Itjen/Sekretaris Badan dan Kepala Unit Pelaksana Teknis. Pengaturan piket dimaksudkan agar pelayanan kepada masyarakat dan pegawai berjalan efektif.
 
Pemerintah telah membentuk gugus tugas percepatan penanganan covid-19. Hal ini melalui penerbitan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (covid-19).
 
Melalui Keppres yang diteken pada 13 Maret 2020 ini, yang akan menjadi ketua dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 adalah, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo. Lalu, yang bertindak sebagai Wakil Ketua, yakni Asisten Operasi Panglima TNI dan Asisten Operasi Kepala Kepolisian Negara RI.
 
Adapun yang menjadi pengarah gugus tugas ini adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Menteri Kesehatan, serta Menteri Keuangan.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif