Ilustrasi industri manufaktur. Foto: Antara/Hafidz
Ilustrasi industri manufaktur. Foto: Antara/Hafidz

Menperin Optimistis Kinerja Manufaktur Menguat di Kuartal IV

Ekonomi Kementerian Perindustrian industri manufaktur
Ilham wibowo • 15 Oktober 2020 16:02
Jakarta: Kinerja industri manufaktur yang mulai merangkak naik pada kuartal III-2020 diharapkan terus berlanjut pada kuartal IV-2020. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, bahwa saat ini pelaku industri di Tanah Air terus berupaya menempuh sejumlah penyesuaian untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan usaha.
 
"Salah satu langkah yang sedang dijalankan untuk menekan dampak pandemi adalah dengan memanfaatkan teknologi,” kata Agus melalui keterangan tertulis, Kamis, 15 Oktober 2020.
 
Data terbaru Prompt Manufacturing Index-Bank Indonesia (PMI-BI) menunjukkan indeks manufaktur Indonesia di kuartal III-2020 sebesar 44,91 persen. Kinerja tersebut naik dibanding periode II-2020 yang tercatat di angka 28,55 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian volume produksi di sektor manufaktur pada kuartal III-2020 tercatat mengalami peningkatan dengan indeks sebesar 45,35 persen atau lebih tinggi dari kuartal sebelumnya sekitar 25,36 persen.
 
BI juga mencatat volume pesanan barang input di sektor industri manufaktur meningkat dan berada dalam fase ekspansi pada kuartal III-2020 dengan indeks 50,55 persen atau lebih tinggi dibanding kuartal sebelumnya 28,95 persen. Peningkatan ini terjadi di seluruh subsektor industri pengolahan, terutama subsektor industri makanan, minuman dan tembakau.
 
"Kami juga yakin Indonesia akan mampu bertumbuh dan bertransformasi dalam memanfaatkan peluang adanya pandemi ini," ucap Agus.
 
Meningkatnya volume pesanan barang input tersebut sejalan dengan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. Hal ini mendorong meningkatnya aktivitas perekonomian dan kinerja di sektor industri pengolahan, termasuk untuk mempersiapkan produksi pada kuartal IV-2020.
 
Jumlah tenaga kerja di sektor industri tercatat membaik meskipun masih berada pada fase kontraksi sebesar 41,03 persen atau lebih tinggi dibandingkan di kuartal sebelumnya sebesar 31,84 persen. Pada kuartal IV-2020, penggunaan tenaga kerja di sektor industri pengolahan diperkirakan melonjak seiring peningkatan volume produksi.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif