Ilustrasi inflasi 2021 - - Foto: Antara/ Aditya Pradana Putra
Ilustrasi inflasi 2021 - - Foto: Antara/ Aditya Pradana Putra

Indef Ramal Inflasi 2021 Berkisar 2,2-3,2%

Ekonomi Inflasi survei daya beli masyarakat
Ilham wibowo • 25 Agustus 2020 19:35
Jakarta: Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memproyeksikan angka inflasi di 2021 berada di angka 2,20 persen sampai 3,22 persen. Perkiraan tersebut masih bisa berubah seiring peningkatan daya beli masyarakat.
 
"2021 inflasi di kisaran 2,20-3,22 persen, memang angka ini masih bisa berubah terutama dalam realisasi kebijakan fiskal," kata Peneliti Indef Rizal Taufikurahman dalam diskusi virtual, Selasa, 25 Agustus 2020.
 
Rizal menjelaskan kinerja industri manufaktur ke depan serta realisasi investasi dapat menekan angka inflasi pada akhir tahun. Karena itu, pemerintah perlu mendorong hilirisasi industri agar menciptakan nilai tambah dalam mendukung perekonomian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Berdasarkan simulasi yang kami lakukan inflasi 2020 di angka 2,10 persen sampai 3,88 persen. Angka ini kita berharap ada perbaikan di akhir tahun sehingga inflasi bisa ditekan sehingga meminimalisir kualitas pertumbuhan ekonomi," paparnya.

 
Adapun angka inflasi yang ditargetkan pemerintah di kisaran tiga persen akan tetap berpengaruh pada kenaikan harga kelompok barang inti. Angka tersebut masih di atas inflasi tahunan pada 2019 yang tercatat sebesar 2,72 persen.
 
"Kita berharap ada perbaikan konsumsi rumah tangga dan perbaikan signifikan terutama di investasi. Perlu ada perbaikan indikator pendukung dan inflasi inti 6 persen rata-rata ini jadi perhatian penting," ungkapnya.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif