Ilustrasi - - Foto: Medcom
Ilustrasi - - Foto: Medcom

UKM Diharap Maksimalkan Pemasaran Online

Ekonomi belanja online ukm
Ilham wibowo • 08 Mei 2020 20:48
Jakarta: Usaha Kecil dan Menengah (IKM) berpeluang mendongkrak pendapatan melalui pemasaran online selama pandemi covid-19. Sebab, perilaku belanja daring akan menjadi tren dalam menghadapi kenormalan baru.
 
CEO Paxel Bryant Christanto mengatakan masyarakat semakin transaksi offline dan konsisten berada pada pola belanja online. Hal ini bisa dilihat dari hasil riset Kantar pada Februari 2020, yang menunjukkan peningkatan aktivitas belanja online sebesar 32 persen sejak pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
 
“Terkait ketidakstabilan ekonomi yang belakangan dialami banyak pihak, gencarnya bisnis para pelaku UKM ini adalah peluang yang bagus untuk dijajaki. Memulai bisnis berskala kecil menengah, seperti berjualan makanan beku bisa dilakukan dengan mudah asalkan kita mengerti caranya,” kata Bryant melalui keterangan tertulisnya, Jumat, 8 Mei 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Bryant permintaan frozen food dari beragam brand UKM belakangan semakin populer. Apalagi memasuki Ramadan, konsumsi masyarakat juga semakin meningkat.
 
Ia meyakini UKM dapat terus mengembangkan bisnis selama pandemi covid-19. Ia pun mendorong masyarakat untuk berani mengambil kesempatan tersebut dan memaksimalkan pemasukan selama berada di rumah.
 
“Khususnya di bulan Ramadan, ada banyak peluang bisnis yang bisa dijalankan seperti berjualan makanan beku, kue kering, atau aneka kerajinan tangan," tuturnya.
 
Inovasi produk perlu dilakukan berdasarkan kebutuhan konsumen misalnya saja mengalihkan produksi pakaian jadi untuk membuat masker. Kudian memperhatikan kualitas produk yang dijual agar sesuai dengan kualitas, bentuk atau rasa pada saat pembelian offline.

 
Pelaku UKM di sektor makanan juga bisa memanfaatkan layanan same day delivery dengan tarif flat. Fasilitas ini akan membantu memperluas jangkauan kirim yang otomatis akan mempercepat pemutaran uang.
 
"Jadi dengan ongkos kirim yang ekonomis, barang bisa cepat sampai dan untungnya bisa dipakai untuk modal lagi,” ujarnya.
 

(Des)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif