Ilustrasi petani memanen padi. (Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto)
Ilustrasi petani memanen padi. (Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto)

Kepri Panen Raya Padi di Tengah Wabah Covid-19

Ekonomi berita kementan
Gervin Nathaniel Purba • 28 Maret 2020 21:41
Riau: Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memasuki musim panen raya. Musim panen ini diharapkan dapat memasok kebutuhan pangan masyarakat di tengah pandemi virus korona covid-19.
 
Dikutip dari pernyataan tertulis Kementerian Pertanian (Kementan), Sabtu, 28 Maret, sejumlah kabupaten terpantau sudah panen padi. Seperti panen padi di Kabupaten Kepulauan Anambas pada lahan seluas 8 hektare (ha), di Desa Bukit Padi dan Ulu Maras, Kecamatan Jemaja Timur, pada awal Maret.
 
Selain Kabupaten Kepulauan Anambas, Kabupaten Lingga juga turut menyumbangkan hasil serentak dari luasan lebih dari 20 ha, di Desa Lanjut Kecamatan Singkep Pesisir, Panggak Darat, Sungai Besar Kecamatan Lingga, dan Bukit Langkap Kecamatan Lingga Timur.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tidak ketinggalan, Kabupaten Natuna telah melaksanakan panen sejak Februari hingga Maret 2020 pada lahan seluas 23 ha, di Kecamatan Bunguran Batubi, Bunguran Tengah, dan Serasan Timur. Selain itu Kabupaten Lingga, juga panen padi secara serentak dari lahan seluas lebih dari 20 ha, di Desa Lanjut Kecamatan Singkep Pesisir, Panggak Darat dan Sungai Besar Kecamatan Lingga, dan Bukit Langkap Kecamatan Lingga Timur.
 
Kepri Panen Raya Padi di Tengah Wabah Covid-19
(Foto: Dok. Kementan)
 
Panen yang telah dimulai sejak Februari tersebut diperkirakan akan berlanjut hingga April 2020 dengan varietas padi yang dihasilkan oleh petani. Di antaranya Ciherang, Inpara 6, 8, 9, Inpari 34, Inpago 8, Unsud 1.
 
Walau banyak lahan sawah yang merupakan bukaan sawah baru dengan tanah miskin hara, pH relatif masam, Al, dan Fe relatif tinggi dengan bayang-bayang kendala pada fisik, kimia dan biologi tanahnya. Hasil panen relatif naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya dengan produktivitas rata-rata sekitar 2 hingga 3,50 ton per ha.
 
Selain tanaman pangan, provinsi Kepri, khususnya di Kabupaten Bintan telah memperkuat pengembangan pertanian di bidang hortikultura dengan produksi buncis yang mencapai 120 kg per hari.
 
Sementara untuk Kecamatan Topaya, lahan pertanian dikembangkan pada 107 ha lahan pertanian pada lahan durian seluas 68 ha, lahan bawang merah 12 ha, lahan cabai besar 1 ha, lahan cabai rawit 8 ha, dan lahan sayuran daun seluas 18 ha.
 
Tingkat kesejahteraan petani di Provinsi Kepulauan Riau saat ini sudah cukup baik. Namun untuk mengoptimalkan geliat kegiatan pertanian mendukung naiknya produktivitas, pengembangan kapasitas, pembinaan dan penerapan teknologi pertanian akan terus ditingkatkan, seperti penggunaan teknologi VUB padi oleh petani.
 

(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif