Bandara. Foto : MI/Susanto.
Bandara. Foto : MI/Susanto.

Operasional Terminal 1 dan Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta Berubah

Ekonomi bandara soekarno-hatta
Ilham wibowo • 29 Maret 2020 11:01
Jakarta: PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pembatasan operasi Terminal 1 dan Terminal 2. Keputusan ini terhitung mulai 1 April 2020 sampai 29 Mei 2020.
 
Pembatasan operasional Terminal 1 dan Terminal 2 tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan Republik lndonesia Nomor HK.01.07/MENKES/104/2020 jo SE Dirjen Perhubungan Udara Nomor 6 Tahun 2020 terkait dengan meluasnya penyebaran wabah virus korona atau corona virus disease (covid-19) di berbagai negara termasuk di Indonesia.
 
Executive General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta PT Angkasa Pura II Agus Haryadi menjelaskan bahwa pembatasan pengoperasian Terminal 1 dan Terminal 2 dilakukan dalam rangka optimalisasi pengendalian alur penumpang baik domestik maupun unternasional.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tujuan dilakukannya pembatasan operasional ini adalah untuk pencegahan penyebaran covid-19 melalui pergerakan penumpang, pengunjung dan pekerja di Bandara Internasional Soekarno-Hatta," kata Agus Haryadi melalui keterangan tertulisnya, Minggu, 29 Maret 2020.
 
Dengan keputusan ini pelayanan penumpang di Terminal 1 hanya dilakukan di Sub Terminal 1A. Sedangkan Sub Terminal 1B tidak dioperasikan atau ditutup sementara.
 
Artinya, pelayanan penumpang di Terminal 1 hanya dilakukan di Sub Terminal 1A untuk seluruh rute domestik dengan maskapai Lion Air (all destination domestic) Trigana (Pangkalanbun) dan Airfast Indonesia.
 
"Sementara untuk Terminal 2 hanya mengoperasikan Sub Terminal 2D dan 2E. Sedangkan Low-cost carrier Terminal (LCCT) atau Terminal 2F tidak dioperasikan dan penerbangan rute Internasional dialihkan ke Terminal 3," paparnya.
 
Ia menambahkan untuk Terminal 3, penerbangan LCC yang dialihkan dari Terminal 2F (LCCT) dilayani di Check-In konter Island E. Meskipun dialihkan ke Terminal 3, Passenger Service Charge (PSC) tidak mengalami perubahan atau tetap berlaku menggunakan PSC Terminal 2F.
 
"Untuk mengantisipasi adanya penumpang yang masih ke Terminal 2F, kami menyediakan shuttle bus dan petugas helpdesk di Terminal 2F," ungkapnya.
 
Adapun maskapai LCC yang dialihkan operasionalnya dari Terminal 2F ke Terminal 3 antara lain, Air Asia Bhd, Indonesia Air Asia, Jet Star Asia, Cebu Pacific, Fly Scoot, Lion Air, Batik Air, Malindo, Thai Lion, Citilink.
 
Pembatasan pengoperasian Terminal 1 dan Terminal 2 terhitung mulai 1 April 2020 sampai dengan 29 Mei 2020 ini bersifat sementara selama masa darurat bencana wabah covid-19 di Indonesia. Hal ini sebagaimana dituangkan pada Keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 13 Tahun 2020.
 
"Perlu kami sampaikan bahwa pembatasan pengoperasian ini bersifat sementara. Namun dalam hal diperlukan dapat dilakukan perpanjangan berdasarkan situasi yang berkembang," tutur Agus.
 
Dengan adanya pembatasan operasional ini, PT Angkasa Pura II meminta seluruh Badan Usaha Angkutan Udara yang terdampak pembatasan operasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat segera mempersiapkan pengalihan kegiatan operasional serta guna kelancaran pelayanan kepada penumpang.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif