NEWSTICKER
Ubi ungu sangat bagus dikonsumsi karena mengandung antosianin pemecahan senyawa beracun yang dapat menambah kekebalan dan kebugaran tubuh (Foto:Dok.Kementan)
Ubi ungu sangat bagus dikonsumsi karena mengandung antosianin pemecahan senyawa beracun yang dapat menambah kekebalan dan kebugaran tubuh (Foto:Dok.Kementan)

Tingkatkan Imunitas Tubuh dengan Makan Ubi Ungu

Ekonomi berita kementan
M Studio • 22 Maret 2020 15:03
Jakarta: Kepala Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi) Kementerian Pertanian (Kementan) Yuliantoro Baliadi mengajak masyarakat mengonsumsi ubi ungu sebagai asupan meningkatkan imunitas dalam menghadapi wabah virus korona Covid-19.
 
Menurut Yuliantoro, ubi ungu sangat bagus dikonsumsi karena mengandung antosianin pemecahan senyawa beracun yang dapat menambah kekebalan dan kebugaran tubuh.
 
"Kunci utama dalam memberikan perlindungan daya tahan tubuh terhadap virus adalah mengonsumsi makanan yang mengandung antosianin. Salah satunya lewat ubi ungu," ujar Yuliantoro, Sabtu, 21 Maret 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejak 2014, kata Yuliantoro, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian melalui Balitkabi telah melepas ubi ungu unggulan dengan nama varietas Antin 3. Varietas tersebut memiliki kadar antosianin tinggi yaitu 150,7 mg atau 100 g (bb).
 
"Ubi ungu varietas Antin 3 adalah varietas unggulan yang mengandung kadar antosianinnya tinggi, bahkan lebih tinggi dari varietas yang berasal dari Jepang yaitu varietas Ayamurasaki," katanya.
 
Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan (Puslitbangtan) Kementan Haris Syahbuddin menjelaskan bahwa ubi ungu adalah panganan fungsional yang kelebihannya sangat bermanfaat untuk kesehatan.
 
"Berdasarkan deskripsinya, selain ubi ini memiliki kadar antosianin tinggi, juga memiliki potensi hasil yang tinggi yaitu 30,6 t/ha dan umur panennya 4-4,5 bulan. Varietas ini agak tahan penyakit kudis, tahan hama boleng, toleran kekeringan dan cocok ditanam pada lahan tegalan atau sawah sesudah tanaman padi," katanya.
 
Sebagai informasi, virus korona adalah jenis virus mematikan karena mampu menular secara cepat antar manusia. Virus ini menular melalui batuk atau bersin orang yang terpapar. Hingga saat ini belum ada vaksin maupun obat yang biasa mengobati penyakit ini. Namun demikian, banyak juga yang telah pulih karena sistem kekebalan tubuhnya dapat melawan virus korona.
 
"Virus korona adalah virus yang menguji daya tahan tubuh. Jadi untuk meningkatkan daya tahan tubuh saat merebaknya virus korona harus mengonsumsi makanan yang mengandung antosianin," ucapnya.
 

(ROS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif