Ilustrasi. FOTO: dok MI
Ilustrasi. FOTO: dok MI

Harga Emas Antam Terpangkas Jadi Rp966 Ribu/Gram

Angga Bratadharma • 26 Juli 2022 09:58
Jakarta: Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Selasa terlihat di posisi Rp966 ribu per gram atau turun sebesar Rp3.000 ketimbang hari sebelumnya di posisi Rp969 ribu per gram. Logam mulia Antam tak mampu membentuk tren menguat di tengah lonjakan covid-19 di Tanah Air dan rencana The Fed menaikkan kembali suku bunga.
 
Mengutip laman Logam Mulia Antam, Selasa, 26 Juli 2022, pembelian emas dengan ukuran dua gram yang dijual di Gedung Antam dipatok sebesar Rp1,88 juta. Untuk emas batangan dengan ukuran tiga gram dibanderol sebesar Rp2,8 juta. Sedangkan emas batangan dengan ukuran lima gram harganya yakni Rp4,6 juta.
 
Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 10 gram yang dijual di Gedung Antam, harganya yaitu Rp9,2 juta. Kemudian untuk pembelian emas dengan ukuran 25 gram, harganya yaitu Rp22 juta. Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 50 gram, harganya dibanderol Rp45 juta.
 
Untuk pembelian emas dengan ukuran 100 gram, harganya Rp91 juta. Pembelian emas dengan ukuran 250 gram harganya sebesar Rp227 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 500 gram, harganya Rp455 juta. Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 1.000 gram, harganya Rp910 juta.
Baca: ATW Solar Siapkan Strategi Percepat Pemanfaatan Energi Surya

Sementara itu, harga emas dunia merosot pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa pagi WIB), menghentikan kenaikan selama dua sesi berturut-turut. Investor bersiap untuk pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), namun pelemahan dolar AS menahan kerugian lebih lanjut.
 
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, tergelincir sebanyak USD8,30 atau 0,48 persen menjadi USD1.719,10 per ons, setelah menyentuh terendah sesi di USD1.712,95 dan tertinggi sesi di USD1.734,30.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sedangkan emas berjangka bertambah sebanyak USD14 atau 0,82 persen menjadi USD1.727,40 per ons pada Jumat, 22 Juli, setelah terangkat USD13,2 atau 0,78 persen menjadi USD1,713,40 pada Kamis, 21 Juli, dan merosot USD10,5 atau 0,61 persen menjadi USD1.700,20 pada Rabu, 20 Juli.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif