pemilu serentak 2019
30cards

pemilu serentak 2019

Updated 19 September 2018 18:11
  1. KPU Tetap Coret Caleg Eks Napi Narkoba & Kejahatan Seksual Anak
  2. Belum Miliki KTP-el, Hak Pemilih Pemula Dipertanyakan
  3. NasDem Dukung Wacana Kartu Pemilih
  4. KPU Berharap Parpol Tetap tak Calonkan Eks Napi Korupsi
  5. KPU vs Bawaslu, Pertarungan Realisme dan Positivisme
  6. Penetapan Caleg Mantan Koruptor Berpotensi Ditunda
  7. Gerindra tak Khawatir Calonkan Eks Koruptor
  8. Menandai Caleg Eks Koruptor Dianggap Melanggar HAM
  9. Polisi Gelar Simulasi Operasi Mantap Brata
  10. Polisi-TNI Bidik Penyebar Kebencian dan Hoaks saat Pemilu
  11. Revisi PKPU Rampung Hari Ini
  12. KPU Usul Kartu Pemilih untuk Selamatkan Hak Warga
  13. KPU: Putusan MA Hanya Loloskan Eks Napi Korupsi
  14. KPU Putuskan DPT Hasil Perbaikan Diperpanjang Dua Bulan
  15. Ketua PAN Pesisir Selatan Dukung Jokowi-Ma'ruf
  16. Penandaan eks Koruptor Dianggap Tepat
  17. Pertimbangan MA Batalkan Larangan Eks Koruptor Nyaleg
  18. Masyarakat Diminta tak Pilih Parpol Pengusung Eks Koruptor
  19. KPU Diminta Tindaklanjuti Putusan 37 Bacaleg Eks Napi
  20. Siapa Penguasa Dapil Neraka (4)
  21. Siapa Penguasa Dapil Neraka (3)
  22. ICW: Pemerintah tak Akan Maju jika Eks Koruptor Nyaleg
  23. KPU Putar Otak Agar Pemilih Pemula Bisa Nyoblos
  24. NasDem Dukung Caleg eks Koruptor Ditandai
  25. M Taufik: KPU Harus Turuti Putusan MA
  26. Caleg Eks Koruptor Terancam Hukuman Mati Jika Kembali Korupsi
  27. Caleg Eks Koruptor Tak Setuju Ditandai di Surat Suara
  28. KPU akan Tandai Caleg Eks Koruptor di Surat Suara
  29. TNI-Polri Diminta Jaga Pemilu 2019 Tetap Aman
  30. KPU Masukan Nama Eks Koruptor ke Daftar Caleg
  • Card 1 of 30
Nasional

Demokrat tak Sepakat Ada Poros Partai Islam di 2019

Whisnu Mardiansyah    •    08 Maret 2018 12:27

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf - MI/Susanto. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf - MI/Susanto.

Jakarta: Partai Demokrat tak sepakat dengan wacana pembentukan poros partai Islam di Pilpres 2019. Pembentukan itu dikhawatirkan justru menciptakan polarisasi di tengah masyarakat.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf menyadari, meski mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim, namun dalam politik tidak bisa dikotak-kotakan antara yang Islam dan non-Islam. 

"Saya kira enggak ada sebetulnya. Itu yang saya kurang cocok kalau sekarang kemudian dimunculkan Islam dan non-Islam," kata Nurhayati di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 8 Maret 2018.

Anggota Komisi I DPR itu mengatakan kesepakatan keberagaman di Tanah Air sudah final. Sehingga, jangan dikaitkan poros politik diidentikan dengan sentimen berbau agama.

"Saya ingatkan kita juga punya Partai Damai Sejahtera, Parkindo, dan itu terbuka. Kalau kemudian sekarang muncul ini jangan sampai kembali lagi Islam dan non-Islam, itu yang tidak boleh," jelas dia.

Ia menghormati rencana partai-partai berbasis Islam membentuk koalisi. Namun, sebaiknya bergabungnya partai-partai tersebut tidak diidentikkan dengan sentimen agama tertentu. Lebih baik disebut sebagai poros ketiga ketimbang poros Islam. 

"PKB dan di PAN pun tidak semua orang Islam. Kita sangat plural, jangan lagi misalnya kebetulan PAN, PKB, dan PKS yang ini kemudian disebut poros Islam," kata dia. 

(Baca juga: PKB Buka Peluang Koalisi Partai Islam di 2019)


 

pemilu serentak 2019
30cards

pemilu serentak 2019

Updated 19 September 2018 18:11
  1. KPU Tetap Coret Caleg Eks Napi Narkoba & Kejahatan Seksual Anak
  2. Belum Miliki KTP-el, Hak Pemilih Pemula Dipertanyakan
  3. NasDem Dukung Wacana Kartu Pemilih
  4. KPU Berharap Parpol Tetap tak Calonkan Eks Napi Korupsi
  5. KPU vs Bawaslu, Pertarungan Realisme dan Positivisme
  6. Penetapan Caleg Mantan Koruptor Berpotensi Ditunda
  7. Gerindra tak Khawatir Calonkan Eks Koruptor
  8. Menandai Caleg Eks Koruptor Dianggap Melanggar HAM
  9. Polisi Gelar Simulasi Operasi Mantap Brata
  10. Polisi-TNI Bidik Penyebar Kebencian dan Hoaks saat Pemilu
  11. Revisi PKPU Rampung Hari Ini
  12. KPU Usul Kartu Pemilih untuk Selamatkan Hak Warga
  13. KPU: Putusan MA Hanya Loloskan Eks Napi Korupsi
  14. KPU Putuskan DPT Hasil Perbaikan Diperpanjang Dua Bulan
  15. Ketua PAN Pesisir Selatan Dukung Jokowi-Ma'ruf
  16. Penandaan eks Koruptor Dianggap Tepat
  17. Pertimbangan MA Batalkan Larangan Eks Koruptor Nyaleg
  18. Masyarakat Diminta tak Pilih Parpol Pengusung Eks Koruptor
  19. KPU Diminta Tindaklanjuti Putusan 37 Bacaleg Eks Napi
  20. Siapa Penguasa Dapil Neraka (4)
  21. Siapa Penguasa Dapil Neraka (3)
  22. ICW: Pemerintah tak Akan Maju jika Eks Koruptor Nyaleg
  23. KPU Putar Otak Agar Pemilih Pemula Bisa Nyoblos
  24. NasDem Dukung Caleg eks Koruptor Ditandai
  25. M Taufik: KPU Harus Turuti Putusan MA
  26. Caleg Eks Koruptor Terancam Hukuman Mati Jika Kembali Korupsi
  27. Caleg Eks Koruptor Tak Setuju Ditandai di Surat Suara
  28. KPU akan Tandai Caleg Eks Koruptor di Surat Suara
  29. TNI-Polri Diminta Jaga Pemilu 2019 Tetap Aman
  30. KPU Masukan Nama Eks Koruptor ke Daftar Caleg