tidur
30cards

tidur

Updated 10 Agustus 2018 11:37
  1. Dampak Positif Ketiduran Saat Menonton TV
  2. Empat Cara Sederhana Agar Tidur Lebih Nyenyak
  3. Studi: Pengobatan Sleep Apnea Bantu Cegah Demensia
  4. Empat Hal yang Membuat Anda Terbangun di Malam Hari
  5. Bahaya Kurang Tidur Saat Remaja
  6. Manfaat Terapi untuk Atasi Gangguan Mimpi Buruk
  7. Kekurangan atau Kelebihan Tidur Beri Efek Buruk pada Tubuh
  8. Tidur Cukup Memperlambat Penuaan Jantung
  9. Emosi Saat Hamil Pengaruhi Pola Tidur Si Kecil Kelak
  10. Ketahui Penyebab Tidur Bersuara Selain Mendengkur
  11. Tips Agar Tertidur Lebih Cepat
  12. Memastikan Anak Mendapatkan Tidur Cukup
  13. Tidur di Kamar yang Dingin Bantu Turunkan Berat Badan?
  14. Apakah Posisi Tidur Anda Sudah Benar?
  15. Kualitas Tidur Pengaruhi Kualitas Hidup
  16. Studi: Menuliskan Rencana Hari Esok Membuat Tidur Lebih Cepat
  17. Studi: Kurang Tidur Turunkan Gairah Seks
  18. Benarkah Kurang Tidur Sebabkan Masalah Perilaku pada Remaja?
  19. Ini Manfaat Sering Tidur di Akhir Pekan
  20. Hal-hal yang Dilakukan Otak Saat Anda Tertidur
  21. Berlebihan Gunakan Media Sosial Dapat Mengganggu Kualitas Tidur
  22. Tidur Berlebih di Akhir Pekan Kurangi Risiko Kematian Dini
  23. Durasi Tidur yang Lama Membuat Pola Makan Makin Sehat
  24. Manfaat yang Diperoleh dari Tidur Lama
  25. Kurang Tidur Membuat Pikiran Negatif Terus Muncul
  26. Tidur Kurang dari 8 Jam Berpotensi Depresi?
  27. Cara Mudah Atasi Dengkuran Saat Tidur
  28. Enggan Beranjak dari Kasur di Pagi Hari, Kemungkinan Pertanda Depresi Atipikal
  29. Kurang Tidur Berdampak Buruk Terhadap Kesehatan Mental
  30. Tak Perlu Konsumsi Obat, Tanaman Hias Ini Bisa Membantu Anda Tertidur
  • Card 28 of 30
Rona

Enggan Beranjak dari Kasur di Pagi Hari, Kemungkinan Pertanda Depresi Atipikal

Sri Yanti Nainggolan    •    05 November 2017 07:53

Kelebihan tidur adalah salah satu subtipe dari gangguan suasana hati yang sulit diidentifikasi karena tidak masuk dalam gejala klasik. (Foto:  Adi Goldstein/Unsplash.com) Kelebihan tidur adalah salah satu subtipe dari gangguan suasana hati yang sulit diidentifikasi karena tidak masuk dalam gejala klasik. (Foto: Adi Goldstein/Unsplash.com)

medcom.id, Jakarta: Mengantuk karena kurang tidur adalah hal yang wajar. Namun bagaimana jika Anda sudah tidur cukup bahkan lebih dari delapan jam, dan tetap enggan beranjak dari kasur? Kemungkinan Anda mengalami depresi atipikal.

Kelebihan tidur adalah salah satu subtipe dari gangguan suasana hati yang sulit diidentifikasi karena tidak masuk dalam gejala klasik. 

"Bukannya kurang tidur atau hilang nafsu makan, Anda justru tidur dan makan berlebih," tukas Gail Saltz selaku editor psikologi kontributor di Health. 



Selain itu, ketika mengalami depresi atipikal, seseorang tak selalu merasa sedih. Suasana hati bisa meningkat secara temporer ketika mengalami kejadian positif atau mendengar kabar baik. Hal tersebut membuat gangguan yang dialami terlihat semakin samar, seperti kurang motivasi untuk memulai hari. 
 
Menurut Michelle B. Riba, MD, direktur asosiasi dari University of Michigan Comprehensive Depression Center, depresi sendiri sulit untuk diidentifikasi karena umumnya gejala fisik muncul lebih dulu dibandingkan gejala psikologis. 

(Baca juga: 3 Langkah Agar Lebih Mudah Tidur)

"Banyak orang akan datang ke dokter, mengeluh tentang masalah tidur atau sakit kepala, tanpa menyadari bahwa itu adalah gangguan suasana hati, karena mereka tak merasa suasana hati menurun. Tak semua gejala depresi terjadi sekaligus," papar Riba. 



Lalu, apa yang harus dilakukan bila sudah cukup tidur namun masih ingin terlelap? Riba menyarankan untuk mengunjungi dokter untuk pengobatan lebih lanjut dan memastikan apakah Anda mengalami depresi dengan mengisi Patient Health Questionnaire.

"Dokter kemungkinan akan bertanya kapan atau bagaimana gejala muncul, dan apakah ada kejadian penting yang membuat Anda berubah. Ia juga akan menanyakan tentang riwayat kesehatan Anda dan keluarga terkait beberapa gejala depresi seperti sulit konsentarasi, nyeri, atau ingin tidur sebagai pelarian."

Seperti depresi pada umumnya, depresi atipikal bisa diobati dengan obat-obatan dan terapi bicara. Namun, sulit beranjak dari kasur di pagi hari tak selalu berarti gangguan suasana hati. Bisa jadi itu adalah pertanda penyakit lain seperti anemia atau tiroid. Oleh karena itu, sebaiknya Anda memastikannya ke dokter. 







tidur
30cards

tidur

Updated 10 Agustus 2018 11:37
  1. Dampak Positif Ketiduran Saat Menonton TV
  2. Empat Cara Sederhana Agar Tidur Lebih Nyenyak
  3. Studi: Pengobatan Sleep Apnea Bantu Cegah Demensia
  4. Empat Hal yang Membuat Anda Terbangun di Malam Hari
  5. Bahaya Kurang Tidur Saat Remaja
  6. Manfaat Terapi untuk Atasi Gangguan Mimpi Buruk
  7. Kekurangan atau Kelebihan Tidur Beri Efek Buruk pada Tubuh
  8. Tidur Cukup Memperlambat Penuaan Jantung
  9. Emosi Saat Hamil Pengaruhi Pola Tidur Si Kecil Kelak
  10. Ketahui Penyebab Tidur Bersuara Selain Mendengkur
  11. Tips Agar Tertidur Lebih Cepat
  12. Memastikan Anak Mendapatkan Tidur Cukup
  13. Tidur di Kamar yang Dingin Bantu Turunkan Berat Badan?
  14. Apakah Posisi Tidur Anda Sudah Benar?
  15. Kualitas Tidur Pengaruhi Kualitas Hidup
  16. Studi: Menuliskan Rencana Hari Esok Membuat Tidur Lebih Cepat
  17. Studi: Kurang Tidur Turunkan Gairah Seks
  18. Benarkah Kurang Tidur Sebabkan Masalah Perilaku pada Remaja?
  19. Ini Manfaat Sering Tidur di Akhir Pekan
  20. Hal-hal yang Dilakukan Otak Saat Anda Tertidur
  21. Berlebihan Gunakan Media Sosial Dapat Mengganggu Kualitas Tidur
  22. Tidur Berlebih di Akhir Pekan Kurangi Risiko Kematian Dini
  23. Durasi Tidur yang Lama Membuat Pola Makan Makin Sehat
  24. Manfaat yang Diperoleh dari Tidur Lama
  25. Kurang Tidur Membuat Pikiran Negatif Terus Muncul
  26. Tidur Kurang dari 8 Jam Berpotensi Depresi?
  27. Cara Mudah Atasi Dengkuran Saat Tidur
  28. Enggan Beranjak dari Kasur di Pagi Hari, Kemungkinan Pertanda Depresi Atipikal
  29. Kurang Tidur Berdampak Buruk Terhadap Kesehatan Mental
  30. Tak Perlu Konsumsi Obat, Tanaman Hias Ini Bisa Membantu Anda Tertidur