• Card 1 of 30
Nasional

OSC Permudah Akses Pendidikan ke Daerah Pelosok

Gervin Nathaniel Purba    •    19 Desember 2017 06:40

Direktur Utama Metrotvnews.com Mohammad Mirdal Akib - Medcom.id/Husen Miftahudin, Direktur Utama Metrotvnews.com Mohammad Mirdal Akib - Medcom.id/Husen Miftahudin,

Jakarta: Kompetisi beasiswa online atau Online Scholarship Competition (OSC) with Avitex 2017 telah berakhir. Penyelenggaraan kompetisi pada tahun ini dinilai lebih sukses dari tahun sebelumnya.

Direktur Utama medcom.id Mohammad Mirdal Akib mengucap syukur atas terselenggaranya kompetisi tersebut. Meningkatnya jumlah peserta pada tahun ini menjadi bukti bahwa masyarakat sangat antusias dalam menyambut program pembagian beasiswa tersebut.

"Bersyukur karena tahun ini penyelenggaraan OSC diikuti 42 ribu lebih peserta. Kemudian membagikan 242 beasiswa di 12 perguruan tinggi di Jawa. Tahun lalu hanya 200. Jadi animonya luar biasa," ujar Mirdal kepada Medcom.id ditemui usai malam penghargaan OSC with Avitex di Kuningan City, Jakarta, Senin malam, 18 Desember 2017.

Mirdal menjelaskan tujuan dari program ini yakni sebagai langkah terobosan dalam upaya memeratakan pendidikan di seluruh wilayah Indonesia. Melalui program ini anak-anak di pelosok daerah diharapkan mempunyai akses untuk menempuh ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi.

"Ini akan terus kita tingkatkan. Tahun depan kita perbaiki dari sisi rasio. Kita akan lihat daerah mana yang perlu keberpihakan dari sisi jumlah terhadap penerima beasiswanya. Tapi yang jelas kami berharap ini bisa menjadi sebuah gerakan," jelas dia. 

Menurut dia akses untuk memperoleh pendidikan masih sesuatu yang sangat spesial bagi masyarakat yang tinggal di daerah pelosok khususnya di luar Pulau Jawa. Padahal dengan adanya kecanggihan internet saat ini seharusnya memudahkan setiap orang mudah mendapatkan akses pendidikan.

"Diharapkan dengan OSC, akses pendidikan ke perguruan tinggi merata. Kita harapkan ada perbaikan network ke seluruh Indonesia karena ini tesnya online. Jadi tahun depan mudah-mudahan dengan meluasnya pemerataan network dari provider, internet bisa diakses lebih luas," kata dia. 

Kepada 242 penerima beasiswa, lanjut Mirdal, ia berharap mereka dapat menjadi calon pemimpin yang dapat memimpin bangsa menjadi lebih baik dalam 20 tahun mendatang.

"Kita harapkan bukan hanya bisa menjadi mendapatkan beasiswa. Tapi dalam 10-20 tahun ke depan mereka bisa menjadi pemimpin dan bisa memberikan warna bagi kesejahteraan bangsa kita ini," pungkas dia. 

Jumlah peserta yang mengikuti kompetisi OSC pada tahun ini meningkat menjadi 42.633 peserta dari tahun sebelumnya sebesar 28.099 peserta dari seluruh wilayah Indonesia. Jumlah penerima beasiswa pada tahun ini juga meningkat sebanyak 240 siswa dari tahun sebelumnya 200 siswa.

Para pemenang kompetisi berhak mendapatkan beasiswa meliputi bebas uang pangkal (biaya masuk) 100 persen, beasiswa hingga lulus untuk delapan semester berturut-turut, dan mendapatkan sertifikat pemenang OSC 2017. Selain itu pemenang terbaik mendapatkan subsidi biaya transportasi. 

12 perguruan tinggi menyediakan beasiswa OSC with Avitex 2017, yakni Universitas Al-azhar Indonesia, Universitas Mercu Buana, Universitas Multimedia Nusantara, Universitas Trisakti, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Universitas Telkom, Institut Teknologi Nasional (ITENAS), Universitas Maranatha, Universitas Kristen Duta Wacana, Universias Islam Malang, dan Universitas Gajayana Malang.