• Card 1 of 30
Pendidikan

Tak Hanya Bekali Mahasiswanya Ijazah dan Transkrip Nilai

Citra Larasati    •    21 Agustus 2018 19:16

Tim Medcom.id berfoto bersama dengan Rektor dan sivitas akademika Universitas Gunadarma, Medcom.id/Citra Larasati. Tim Medcom.id berfoto bersama dengan Rektor dan sivitas akademika Universitas Gunadarma, Medcom.id/Citra Larasati.

Jakarta: Universitas Gunadarma memiliki resep khusus, dalam mempertajam daya saing lulusannya.  Tidak hanya akan mengantongi ijazah dan transkrip nilai, namun ada 32 pilihan sertifikat kompetensi, yang dapat dibawa pulang mahasiswa saat lulus, terutama kompetensi yang berhubungan dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Rektor Universitas Gunadarma, Prof. Dr. E. S. Margianti SE., MM mengatakan, Universitas Gunadarma termasuk perguruan tinggi yang rajin mengikuti kebijakan Kementerian Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dalam upaya meningkatkan kualitas perguruan tinggi.  Termasuk tuntutan pemerintah agar perguruan tinggi memberikan bekal yang cukup kepada mahasiswa, agar dapat bersaing saat lulus dari institusinya.

"Pemerintah meminta kampus, agar setiap mahasiswa yang lulus dari perguruan tinggi untuk mengantongi ijazah, transkrip nilai, Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI), dan sertifikat kompetensi yang dikeluarkan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)," kata Margianti dalam sambutannya saat membuka Talkshow: "Popular Culture in Social Media Convergence" sekaligus penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Beasiswa Online Scholarship Competition (OSC), antara Universitas Gunadarma-Medcom.id, di Kampus Universitas Gunadarma, Graha Simatupang, Jakarta, Selasa, 21 Agustus 2018.

Untuk sertifikasi kompetensi, kata Margianti, Universitas Gunadarma juga tidak tanggung-tanggung.  Pihak kampus menyediakan 32 skema kompetensi yang dapat dipilih oleh mahasiswa. "Silakan pilih, mau diambil semuanya juga boleh. Kami memang melengkapi mahasiswa dengan kompetensi yang dituntut oleh perkembangan zaman, untuk mempertajam daya saing lulusan," ungkap.

Konvergensi Media

Terkait dengan isu konvergensi media yang diangkat dalam tema talkshow, Margianti mengatakan, bahwa konvergensi media dalam pembelajaran di Gunadarma sangat vital.  Bidang TIK sudah tidak asing lagi bagi seluruh mahasiswa Gunadarma.

Bahkan sejak pertama kali masuk kampus, kata Margianti, seluruh mahasiswa baru sudah dibekali telepon seluler android yang diberikan secara cuma-cuma.  "Kami memberikan secara gratis HP (hand phone) android, mereknya Gunadarma, di dalamnya sudah dibenamkan satu sistem untuk download, dan lainnya," kata Margianti.

Baca: Universitas Gunadarma Resmi Bergabung di Beasiswa OSC

Setiap mahasiswa di Gunadarma, juga diwajibkan untuk memiliki blog sejak mahasiswa baru. Menurut Margianti, apapun program studi (prodi)-nya, harus selalu bersinggungan dengan TIK.

"Mereka assignment, upload publikasi bisa menggunakan itu (hp android). Kebetulan Gunadarma pionir dalam hal-hal pembelajaran berbasis TIK. Itu sudah menjadi makanan sehari-hari di Gunadarma," terangnya.

Tidak hanya TIK, Gunadarma juga melengkapi mata kuliah yang dapat meningkatkan kemampuan soft skills mahasiswanya.  Sebab menurutnya, bersaing di dunia kerja tidak cukup hanya berbekal akademik atau hard skills.

"Banyak kampus hanya konsentrasi pada hard skills, tapi soft skills-nya belum kita touch. Itu kenapa di beberapa mata kuliah kita ada yang mengajarkan soft skills, agar seimbang perkembangan mahasiswa," tutupnya.