• Card 1 of 30
Pendidikan

Lulusan Bioteknologi UKDW Laris di Pasar Kerja

Intan Yunelia    •    17 September 2018 16:45

Pekan Ilmiah yang diselenggaranan Fakultas Bioteknologi UKDW, dokumentasi UKDW. Pekan Ilmiah yang diselenggaranan Fakultas Bioteknologi UKDW, dokumentasi UKDW.

Jakarta: Dari hasil tracer study yang dilakukan secara reguler dari tahun 2013-2017 mengungkapkan, daya serap Fakultas Bioteknologi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) sangat tinggi di pasar kerja.  Masa tunggu kerja yang dibutuhkan alumni Bioteknologi tersebut paling lama hanya dua bulan sejak mahasiswa dinyatakan lulus.

Data tersebut juga dikuatkan dari laporan 70 persen alumni yang baru diwisuda Februari 2017, tidak sampai dua bulan sudah terserap pasar kerja.  Sedangkan beberapa lulusan merencanakan untuk mengambil program pascasarjana, baik di dalam maupun di luar negeri.

Hasil tracer study ini sekaligus menegaskan hasil survei yang dilakukan oleh Higher Education Statistics Agency di Inggris, seperti dikutip dari Telegraph, menempatkan lulusan bioteknologi masuk dalam 10 jurusan yang alumninya paling mudah memperoleh pekerjaan.

"Dari hasil survei tersebut tercatat, sekitar 90,9% lulusannya segera memperoleh pekerjaan atau melanjutkan studi setelah lulus," kata Djoko Rahardjo, Wakil Dekan III Fakultas Bioteknologi dalam siaran pers yang diterima Medcom.id, di Jakarta, Senin, 17 September 2018.

Meski demikian, upaya untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dan lulusan tetap menjadi fokus utama.  Baik melalui pengembangan kurikulum KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia), maupun peningkatan kualitas penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi (pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat).

Baca: Telkom University Raih Perguruan Tinggi Terbaik di WMM 2018

Salah satu program yang secara reguler dilaksanakan Fakultas Bioteknologi UKDW yaitu penyelenggaraan pekan ilmiah. Pekan ilmiah tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti kuliah umum, workshop dan ekspo.

Selain itu, seminar hasil proyek pengembangan profesi mahasiswa, talkshow interaktif dengan menghadirkan alumni yang bekerja di berbagai profesi, serta penyelenggaraan seminar nasional.

Kuliah umum diselenggarakan pada hari ini, Senin, 17 September 2018 di Auditorium Koinonia, dengan menghadirkan Prof. Dr. Krismono, M.S.dari Balai Penelitian Pemulihan dan Konservasi Sumberdaya Ikan Bidang Kepakaran, Kementerian Kelautan dan Perikann.   Materi yang dibawakan adalah tentang "Manajemen dan Optimalisasi Waduk dan Danau di Indonesia."

Dilanjutkan dengan diskusi panel dengan materi "Peran Strategi Kampus dalam Pengembangan Entrepreneur" dengan menghadirkan praktisi di bidang technopreneur yaitu Dr. Ir. Tatang A Taufik dari ITS Surabaya, serta pengusaha sukses di bidang Biopreneur Bapak Ratijo owner rumah makan Jejamuran.

Penyelenggaraan pekan ilmiah tidak hanya bermanfaat untuk menumbuhkan iklim akademik, menambah pengetahuan, wawasan mahasiswa. Namun melalui pekan ilmiah yang banyak menghadirkan peneliti, praktisi dan entrepreneur  ini juga memberikan motivasi, inspirasi  kepada mahasiswa, untuk mengembangkan kapasitas diri, dan merancang karier berbasis ilmu bioteknologi yang dipelajari.