• Card 1 of 30
Nasional

4 Ribu Polantas bakal Kawal Perluasan Ganjil Genap

Ilham wibowo    •    05 Juli 2018 06:57

Kakorlantas Polri Irjen Royke Lumowa/Medcom.id/Ilham Wibowo Kakorlantas Polri Irjen Royke Lumowa/Medcom.id/Ilham Wibowo

Jakarta: Kepala Korlantas Irjen Royke Lumowa menerjunkan kekuatan penuh selama perhelatan Asian Games. Ribuan personel polisi lalu lintas (polantas) bakal mengawal jalur atlet termasuk perluasan sistem ganjil genap.

"Khusus di Jabotabek kami bisa 4ribu personel, karena full harus turun semua," ujar Royke ditemui di Gedung PTIK, Jakarta, Rabu, 4 Juli 2018.

Pengawalan jalur yang dilalui atlet itu fokus di wilayah Ibu Kota. Sebab, jarak antara wisma dan venue pertandingan relatif lebih jauh dibanding pusat olah raga di Palembang.

Royke juga sudah memetakan mana saja jalan arteri terdampak penerapan ganjil genap. Semenatara ini, sosialisasi diberikan untuk beralih menggunakan transportasi massal.

"Yang kita jaga bukan hanya rute atlet tapi rute terdampak, kalau di Sulawesi Selatan Palembang itu lebih aman karena venue dan hotel satu kawasan. Jalan kaki, naik sepeda, naik golf car pun sangat ideal," ucap dia.

Sesuai standar Organizing Committee of Asia (OCA) waktu tempuh atlet dari wisma menuju venue pertandingan tak boleh lebih dari 30 menit. Kualitas udara pun punya standar tersendiri agar minim polusi.

"Agar tidak buru-buru, mereka butuh ada warming up, kemudian ganti pakaian dan sebagiannya," kata Royke.

Sosialisasi dilakukan hingga pertengahan Juli. Kelanjutan kebijakan yang telah disetujui Kementerian Perhubungan itu bakal diuji coba lalu diterapkan penuh awal Agustus 2018.

"Penegakan hukum kita tunggu rambu, kalau ada rambu bisa dilakukan penegakan hukum mulai 1 Agustus, sekarang baru sosialisasi," ucap dia.