• Card 1 of 30
Nasional

Pengendara Keluhkan Mahalnya Tarif Tol Becakayu

Fachri Audhia Hafiez    •    13 Maret 2018 12:13

Gerbang Tol Becakayu di Kalimalang, Bekasi - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.  Gerbang Tol Becakayu di Kalimalang, Bekasi - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.

Jakarta: Tarif Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) dinilai masih terlalu mahal. Demi menarik minat masyarakat, tarif yang dipatok seharusnya bisa lebih murah.

"Tarif Rp14 ribu bagi saya masih mahal, sebaiknya sih bisa turun biar banyak yang lewatin tol ini (Becakayu)," kata Akbar di Gerbang Tol Jakasampurna, Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 13 Maret 2018.

Pengguna tol Becakayu lainnya, Istiana, mengatakan salah satu penyebab Tol Becakayu sepi adalah mahalnya tarif tol. Dia yakin, dengan skema harga murah, banyak yang menggunakan tol yang diresmikan 3 November 2017 lalu tersebut.

"Tolnya sepi ya karena banyak yang ogah lewat sini karena tarifnya bagi sebagian orang masih mahal," ujar Istiana.

(Baca juga: Imbas Ganjil Genap, Tol Becakayu Meningkat 30 persen)

Dia berharap ke depan ada pembahasan oleh instansi terkait agar tarif Tol Becakayu bisa diturunkan. "Turun seribu dua ribu kan lumayan, kalau bisa lebih rendah dari itu," kata Istiana.

Pengelola mematok tarifnya Rp14 ribu untuk golongan I, dengan jarak dari Jakasampurna hingga Tol Sedyatmo. Tol Becakayu sendiri mulai dilirk pengendara lantaran adanya sistem ganjil genap di Gerbang Tol Bekasi Barat dan Timur.