• Card 1 of 30
Nasional

Pelanggar Perluasan Ganjil Genap Meningkat

Haufan Hasyim Salengke    •    03 Agustus 2018 19:37

Pengemudi kendaraan roda empat menandatangani surat tilang setelah terbukti melanggar aturan perluasan pembatasan kendaraan sistem ganjil genap di simpang empat Slipi. Foto: MI/Pius Erlangga. Pengemudi kendaraan roda empat menandatangani surat tilang setelah terbukti melanggar aturan perluasan pembatasan kendaraan sistem ganjil genap di simpang empat Slipi. Foto: MI/Pius Erlangga.

Jakarta: Pelanggar perluasan ganjil genap terus meningkat. Dari 1.102 pelanggar pada Rabu, 1 Agustus 2018, menjadi 1.130 pada Kamis, 2 Agutus 2018.
 
Angka itu terlihat dari hasil analisa dan evaluasi penerapan program perluasan ganjil genap di DKI Jakarta oleh Ditlantas Polda Metro Jaya. Penindakan paling banyak terjadi di Jalan Pondok Indah, Jalan D.I Panjaitan, Jalan Rasuna Said, dan Jalan Benyamin Sueb.
 
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto belum bisa memberikan komentar ketika ditanya terkait evaluasi sementara tersebut.
 
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi B Sukamdani mengatakan penerapan perluasan ganjil genap berdampak pada pelaku usaha ritel. Jumlah pengunjung pusat perbelanjaan disebut mengalami penurunan.
 
"Sektor ritel mengeluh karena jumlah pengunjung mal menurun. Berapa persennya? Perlu dipastikan tapi yang jelas ada keluhan seperti itu," kata Hariyadi kepada Media Indonesia, Jumat, 3 Agutus 2018.

Baca: Ganjil Genap Pangkas Waktu Tempuh

Ia memperkirakan masalah yang dikeluhkan itu tidak akan terjadi dalam waktu lama, masalah ini muncul karena masyarakat belum terbiasa dengan sistem yang baru.
 
Secara keseluruhan sistem ganjil genap disambut baik oleh kalangan pengusaha. Yang paling penting, ketersediaan dan layanan moda transportasi umum ditambah dan ditingkatkan.