• Card 1 of 30
Nasional

Ganjil-Genap Ubah Cara Bertransportasi

Media Indonesia    •    03 September 2018 08:32

lustrasi. Foto: MI/Arya. lustrasi. Foto: MI/Arya.

Jakarta: Data statistik dan ekspektasi serta respons masyarakat terhadap perluasan sistem ganjil-genap dinilai positif. Badan Pengelola Transportasi Jakarta (BPTJ) sepakat sistem manajemen rekayasa lalu lintas itu dilanjutkan hingga Asian Paragames 2018 pada 6-13 Oktober.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jakarta (BPTJ) Bambang Prihartono mengatakan pengaturan manajemen rekayasa lalu lintas ganjil-genap diuji coba sejak awal Juli dan diberlakukan jauh-jauh hari sebelum Asian Games 2018, yaitu pada awal Agustus.

"Nah, dari dua bulan ini kita evaluasi terus dan memang hasil evaluasinya menunjukkan hal yang positif," kata Bambang dikutip dari Media Indonesia, Minggu, 2 September 2018.

Hasil evaluasi yang positif, kata dia, tidak lantas membuat BPTJ dan pemangku kepentingan terkait puas. Karena itu, mereka menggelar beberapa kali focus group discussion (FGD). "FGD menjaring aspirasi para stakeholder dan masyarakat," kata Bambang.

Baca: Polisi Minta Perluasan Ganjil-genap Dipermanenkan

Ia pun membeberkan sejumlah hasil evaluasi yang positif tadi. Data-data berdasarkan ilmu transportasi menunjukkan terjadi peningkatan kecepatan yang sangat signifikan, yaitu hampir 40%.

"Dulu kecepatan 22 km per jam menjadi 45-50 km per jam. Kemudian otomatis terjadi pengurangan kepadatan lalu lintas sebesar 30%. Waktu tempuh terpangkas rata-rata 50%," terangnya. "Dulu orang butuh 1,5 jam sekarang 45 menit sudah sampai tujuan."

Pendeknya, tambah Bambang Prihartono, kebijakan ganjil-genap berhasil mengubah perilaku masyarakat dalam bertransportasi. "Terjadi perubahan mindset masyarakat, yakni peningkatan jumlah penumpang angkutan umum," katanya.